BREAKINGNEWS.CO.ID - Penyanyi Syahrini akan menggelar konser tunggal penanda 10 tahun berkarya di belantika musik Indonesia. Bukan Syahrini namanya jika tidak membuat heboh. Dalam konser satu dekade tersebut yang akan digelar pada 20 September 2018 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Syahrini akan menyajikan konser berbalut komedi bertajuk "Journey of Syahrini".

Konser yang memiliki harga tiket fantastis ini menjadi perhatian tersendiri bagi publik. Sebelum menggelar konser 10 Tahun berkarya salah satu perubahan yang terjadi pada Syahrini adalah potongan rambut pendeknya yang membuatnya terlihat lebih muda.

Selain berjanji, Syahrini tak akan menari salsa saja, tetapi juga akan mengenakan busana seberat 30 kg, dalam konser nanti dia akan menggunakan hiasan kepala terbesar di dunia karya Rinaldi Yunardi.

“Sebelumnya aku pernah memakai hiasan di kepala seberat 7 kg. Lalu pernah memakai busana seberat 25 kg dari besi sampai badanku berdarah,” papar Syahrini.

Penampilan Princess Syahrini memang selalu cetar membahana tiada lawannya, dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Di akhir pembicaraan bersamanya, kami  menyelipkan pertanyaan seputar kehidupan percintaannya. Dari tahun ke tahun, impian pernikahan Incess pasalnya tak terwujud juga. Katanya, jalinan asmaranya selama ini selalu terbentur dengan perbedaan keyakinan.

“Seiman itu penting buatku. Kriteria lain apa, ya? Kriterianya dekat, dekat dengan ibu Cetar (Syahrini) ha  ha ha. Ya, kalau enggak dekat, bagaimana mau dekat sama aku? Kalau dua kriteria itu ada, baru bicara pernikahan,” pungkas Syahrini.

Sebelumnya, Syahrini telah berhasil membuat publik terkejut lantaran harga tiket yang ditawarkan dalam konsernya bernilai mahal. Ada 23 kursi yang dijual seharga 25 juta dan 26 kursi senilai 15 juta rupiah. Kursi-kursi ini berada di baris paling depan dan mendapat keistimewaan bisa bertemu serta bercakap-cakap eksklusif dengan Syahrini sebelum konser.

Meski mahal, menariknya semua terjual habis hanya dalam waktu 5 hari. Syahrini pun punya alasan sendiri, mengapa kursi-kursi istimewa di konsernya dihargai begitu mahal.

“Aku sebenarnya mau melihat seberapa besar, sih masyarakat mengapresiasi aku? Kalau artis-artis luar negeri konser di sini (Jakarta) mau harga tiketnya setinggi apa pun, kalian tetap saja mau membeli. Giliran artis lokal, ogah-ogahan. Aku menantang diri aku sendiri, bisa enggak, ya Incess bikin sesuatu yang cetar, yang spektakuler dan kira-kira sebesar apa orang mau mengapresiasinya?” kata wanita kelahiran Bogor, 1 Agustus 1982 ini.