BANDUNG - Tanah longsor tak hanya menutup jalan melainkan juga mengancam dua rumah di Kecamatan Cisewu Banjarwangi dan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut,  Imat Ruhimat mengatakan longsor yang terjadi di wilayah selatan Garut, Selasa (14/11/2017) itu   dipicu  hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

"Longsoran menyebabkan badan jalan tertutup hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," kata Imat.

Ia menuturkan longsor di Kecamatan Cisewu terjadi dua kali pukul 15.00 WIB serta 17.00 WIB dengan lokasi yang sama yaitu di Kampung Cikawung, Desa Girimukti. Longsor tersebut dan menutup badan jalan sepanjang 20 meter serta mengancam bahaya dua rumah warga setempat. "Ada juga dua rumah warga yang terancam yaitu milik Yadi serta Enuh," tuturnya.

Ia menambahkan longsor juga terjadi di Kampung Rahong, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, menyebabkan akses jalan utama di daerah itu tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat. Badan jalan tersebut, tertutup material longsoran berupa tanah serta batu setinggi dua meter yang sulit disingkirkan jika hanya menggunakan peralatan berupa cangkul. "Untuk dapat menyingkirkan material longsoran di jalan itu membutuhkan alat berat, karena tumpukannya tinggi serta panjang," tuturnya.

Imat menyampaikan bencana longsor juga dilaporkan terjadi di KM 11 Kampung Cintasari, Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi. "Untuk informasi masih belum lengkap, serta kami sedang melakukan pengecekan ke lokasi," tuturnya.

BREAKINGNEWS.CO.ID