BREAKINGNEWS.CO.ID - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah membuka pelayanan bagi warga yang ingin mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) jelang memasuki masa new normal atau normal baru. Hanya saja, pelayanan cuma dibuka selama 5 jam dalam sehari.

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, untuk pelayanan hari Senin sampai Jumat bakal dibuka dari jam 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. Untuk hari sabtu, waktunya hanya dari pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

“senin sampai Jumat kita buka 5 jam, dari Jam 08.00 WIB sampai 13.00 WIB, namun weekend Sabtu kita buka 4 jam, jam 8 sampai 12," ujar Hedwin kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).

Hedwin menambahkan, dalam pelayanan SIM tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan dan sosial distancing selama pelayanan dibuka guna menaati peraturan PSBB yang saat ini di canangkan pemerintah.

Guna menghindari penumpukan warga yang ingin mengurus SIM, Hedwin mengatakan pihaknya prioritas pada warga yang SIM nya sudah habis masa berlakunya.

Jika ada warga yang ternyata masih ada masa berlaku SIMnya hingga 1-2 Bulan, Hedwin menyarankan agar di urus lain waktu, dan di persilahkan pulang.

"Kita prioritaskan masyarakat yang sudah habis masa berlakunya, kalau misalnya masih lama, sebulan dua bulan kita imbau laksanakan perpanjangan di lain waktu, guna menghindari kerumunan asan antrean panjang” ujar Hedwin.

Hedwin menjelaskan, pelayanan SIM baru efektif berjalan pada Selasa (2/6/2020) mendatang. Selain itu pihaknya akan menambah lima unit pelayanan yang ada di Polda Metro Jaya.

"Selasa sudah normal. Kami juga menambahkan lima unit pelayanan untuk mempercepat perpanjang SIM," ujarnya.

Hedwin mengatakan diperkirakan pihaknya akan ada lonjakan pada hari pertama pelayanan SIM saat kembali dibuka.

Hal tersebut disebabkan lantaran banyak masyarakat yang tertunda dalam memperpanjang SIM akibat pandemi Covid-19.

"Pasti ada lonjakan karena sebelumnya tidak ada pelayanan tidak ada perpanjangan nah hari ini dimulai dengan ada perpanjangan," ujarnya.