BALIKPAPAN – Setelah penahanan Ketua Umum Golkar Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), DPD II Golkar Balikpapan mengaku masih tetap solid. Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Golkar Balikpapan Johny NG. Pihaknya mengaku prihatin atas kasus dugaan korupsi KTP elektronik yang menimpa Ketua DPR RI itu. Menurutnya, memang ada masalah di Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar. "Tapi, kami di daerah tetap solid dan terus bekerja. Anggota yang di DPRD juga bekerja seperti biasa," ucapnya.

Johny meneruskan, penahanan Novanto oleh KPK belum membawa pengaruh besar di DPP. " Mengenai salah atau tidaknya beliau (Setya Novanto) juga harus dibuktikan di pengadilan. Baru jadi acuan kalau divonis bersalah, " tuturnya.

DPD II Golkar Balikpapan mengajak masyarakat mengutamakan asas praduga tidak bersalah, pihaknya hanya menunggu keputusan serta arahan DPP sesuai dengan peraturan yang berlaku di partai berlambang beringin ini.

"Kami juga belum tahu. Apakah berpengaruh terhadap elektabilitas suara Golkar untuk Pilgub Kaltim. Tapi yang terpenting, kami tetap berjuang untuk kepentingan dan kemajuan Kota Balikpapan. Itu yang jadi sorotan warga," tegasnya.