Jakarta - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Bupati Konawe Utara diperiksa KPK sebagai saksi terkait dugaan korupsi izin tambang di Polda Sulawesi Tenggara, pada Senin (9/10/2017) di Polda Sulawesi Utara.

"Hari ini KPK melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Konawe, Ruksamin di Polda Sultra," ujar Febri kepada wartawan di gedung KPK. Pemeriksaan tersebut untuk mengusut kasus dugaan korupsi penerbitan izin pertambangan senilai 2.7 Triliun.

"(Pemeriksaan dilakukan) terkait dengan kebutuhan permintaan keterangan tentang dokumen perizinan tambang yang sebelumnya diterbitkan tersangka," katanya.

Ruksamih diperiksa untuk tersangka Aswad Sulaiman. KPK menjerat Aswad dengan dua dugaan korupsi, menyalahgunakan wewenang terkait pemberian izin pertambangan nikel dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara kepada sejumlah perusahaan yang diduga merugikan negara hingga Rp2,7 triliun dan penerimaan suap Rp13 miliar.

Pada kasus ini, KPK menduga ada pelanggaran Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Wira)