Mendekati Final NBA 2017, nampak banyak nada miring yang menyampaikan dominasi Golden State Warriors serta Cleveland Cavaliers tidak bagus untuk NBA. Komentar negatif itu dengan cara tidak segera menghadap pada forward Warriors, Kevin Durant.

Durant jadi tujuan kritik menyusul keputusannya berhimpun dengan Warriors serta membuat tim super. Banyak pihak berasumsi Durant sudah mengakibatkan kerusakan keseimbangan kemampuan tim di NBA.

Tetapi, Durant mengakui telah kebal pada cibiran orang lain. Eks bintang Oklahoma City Thunder itu lebih pilih konsentrasi dengan sendiri.

" Bila mengacuhkan semuanya omong kosong itu, fikiran saya bakal terganggu serta itu tidak bagus buat diri saya. Jadi, tambah baik saya konsentrasi bermain bola basket, berlatih sehari-hari, coba jadi tambah baik, serta nikmati peristiwa sebagai pemain basket, " kata Durant seperti diambil dari website resmi NBA.

Sekian hari sesudah menginformasikan akan berhimpun dengan Warriors 10 bln. silam, Kevin Durant mengakui pernah tidak berdaya hadapi komentar miring dari beragam pihak. Tetapi, dia dapat lewat peristiwa berat itu dengan mulus demikian musim reguler NBA 2016/2017 diawali.

" Terlebih dulu saya tidak punya kebiasaan jadi fokus perhatian. Namun saat ini saya mulai punya kebiasaan dengan sorotan umum. Saya berasumsi semuanya cibiran itu adalah sisi dari perjalanan hidup saya, " tutur Durant.

Durant juga merubah tanggapan pada kritik. Bila terlebih dulu sering membalas cibiran fans di Twitter, dia saat ini mulai kurangi kesibukan di sosial media. Durant menghapus akun Instagram-nya serta mengecek mention di Twitter cuma sekali dalam satu bulan.

Durant pilih berhubungan dengan fans lewat Youtube. Dia mempunyai channel sendiri yang memberi peluang pada pengagum untuk lihat kehidupannya didalam serta luar lapangan.

Kevin Durant tampak impresif pada musim kiprahnya berbarengan Warriors. Dia cetak rata-rata 25, 2 poin, 7, 8 rebound, 3, 7 assist, serta 1, 2 block per gim untuk membawa Warriors jadi tim pertama selama histori NBA yang masuk Final dengan rekor 12-0 di playoff.