JAKARTA - Menjelang tahun baru, registrasi kartu prabayar seluler, baik registrasi baru dan registrasi ulang hingga Minggu (31/12/2017) sore ini telah mencapai 130 Juta nomor prabayar seluler teregistrasi. Demikian siaran pers Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kemkominfo mulai memberlakukan registrasi nomor kartu seluler dengan menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) pada 31 Oktober 2016. Tujuan registrasi tersebut untuk memberikan perlindungan kepada pelanggan jasa telekomunikasi.

Tata cara registrasi tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Berbagai sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan melalui media televisi, baik siaran maupun running text, SMS dari Kemkominfo kepada pemegang nomor telepon seluler melalui operator seluler, sosial media dengan kolaborasi bersama Kemkominfo, lembaga terkait, operator dan pemangku kepentingan dan masyarakat luas.

Sebagai informasi Registrasi Baru dan Registrasi Ulang secara mandiri dilakukan dengan mengirimkan SMS Registrasi Baru dan Registrasi Ulang sesuai dengan format yang ditentukan oleh provider.

Format Registrasi Baru Nomor Perdana : {per operator)
• Indosat : NIK#NoKK#
• Smartfren : NIK#NoKK#
• Tri : NIK#NoKK#
• XL : Daftar#NIK#NoKK
• Telkomsel : RegNIK#NoKK#
Kirim ke 4444

Format Registrasi Ulang Nomor SIM Lama :
• Indosat : ULANG#NIK#NoKK#
• Smartfren : ULANG#NIK#NoKK#
• Tri : ULANG#NIK#NoKK#
• XL : ULANG#NIK#NoKK
• Telkomsel : ULANGNIK#NoKK#
Kirim ke 4444

Kementerian Kominfo menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan sendiri proses registrasi (self registration).