BREAKINGNEWS.CO.ID - Puteri ratu dangdut Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, menghadiri sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (4/9/2018). Dhawiya terlibat kasus narkoba yang menjeratnya ke jeruji besi. Dhawiya ditangkap bersama kekasihnya, Muhammad dan kakak-kakaknya, di kediaman mereka di kawasan Cawang, Jakarta Timur, pada 16 Februari 2018 lampau.

Saat penangkapannya, polisi menyita dua klip plastik berisi tiga buah paket sabu seberat 0,38 gram, 0,49 gram dan 0,45 gram dalam dompet milik wanita 33 tahun tersebut.

Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwakan Dhawiya dengan nomor perkara 69. Dhawiya dituntut 2 tahun menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Pasalnya JPU menilai bahwa Dhawiya terbukti bersalah berdasarkan Pasa 127 Ayat 1 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menuntut menyatakan terdakwa Dhawiya Binti Zaidun Zeidh terbukti bersalah dan melakukan tindak pidana Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri sebagaimana yang dimaksud pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan subsider kami," ungkap Lenna, selaku Jaksa Penuntut Umum di persidangan, 14 Agustus 2018 lalu.

"Sehingga menjatuhkan pidana kepada terdakwa Dhawiya Binti Zaidun Zeidh selama dua tahun pidana, pidana tersebut dijalani di rumah sakit ketergantungan obat RSKO Cibubur Jakarta Timur dikurangi selama masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa," sambungnya.

Sementara itu dalam pembelaannya, kuasa hukum Dhawiya, Idham Indraputra, menyatakan bahwa tuntutan pihak JPU terlalu berat untuk kliennya. Bahkan dianggap tidak sesuai dengan fakta-fakta persidangan.

"Tuntutan itu tidak sesuai dengan fakta-fakta persidangan. Pendapat ahli dokter Nadia menyatakan seharusnya Dhawiya dapat direhabilitasi selama 3 sampai 6 bulan," tutur Idham Indraputra.

"Karena Dhawiya selama dalam penahanan tidak menggunakan narkoba dan dalam keadaan sehat. Seharusnya yang dilakukan adalah rehabilitasi sosial untuk mengembalikan Dhawiya secara mental untuk ke masyarakat," tambahnya.

Sidang pembacaan putusan atas kasus narkoba yang menimpa pelantun Aduh Bingung masih belum selesai dibacakan saat berita ini diturunkan.