BREAKINGNEWS.CO.ID-Dalam waktu dekat kereta light rail transit (LRT) rute Kelapa Gading-Velodrome akan segera beroperasi namun hingga kini tarif perjalanan tersebut belum juga ditentukan. Meskipun pihak LRT Jakarta sudah mengajukan kisaran tarif namun hingga kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum juga memutuskan.

“Itu belum (besaran tarif) kita masih nunggu,” kata Direktur Proyek LRT PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Iwan menuturkan, komponen penghitungan tarif sudah direkomendasikan pada Pemprov DKI Jakarta bahakan sudah ada tim dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang melakukan survei terkait itu. Namun sampai saat ini belum juga ditentukan karena masih menjadi bahan pengkajian. Ia pun tidak bisa memastikan apakah nanti tarif akan lebih rendah atau tinggi dari yang direkomendasikan yakni Rp10.800.

“Kita ngga bisa mengira-ngira, mereka punya (penilaian) sendiri. Nah kita tinggal menunggu, setelah itu ada prosedur lanjutan, berapa PSO-nya dan lain-lain, kita sih menunggu stand by seperti apa,” tuturnya.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading- Velodrome sepanjang 5.8 kilometer dan memiliki enam stasiun pemberhentian yaitu Stasiun Velodrome, Stasiun Equestrian, Stasiun Pulomas, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Boulevard Utara, dan Stasiun Pegangsaan Dua.

Seluruh kereta memiliki suku cadang dan garansinya dibeli langsung dari pabrik Hyundai Roterm dengan harga sekira Rp 423 miliar. Adapun nilai investasi untuk pengerjaan LRT Jakarta koridor Kelapa Gading – Velodrome sepanjang 5,6 KM ini adalah sebesar Rp7.45 triliun untuk keseluruhan.