BREAKINGNEWS.CO.ID - Tim Arema FC Malang, membawa target tinggi dalam lawatannya ke markas Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan pada Rabu (24/10/2018).

Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, menegaskan timnya ingin memetik kemenangan. Meskipun, lawan yang dihadapi merupakan tim papan atas. Bhayangkara FC merupakan juara Liga 1 musim lalu dan saat ini Bhayangkara berada di posisi ke empat klasemen sementara Liga 1 2018, sementara Arema masih berada di posisi ke-10.

"Kami rasa ini momen yang tepat untuk bisa mendapatkan poin di kandang lawan karena beberapa pertandingan away, Arema bermain bagus. Masalahnya, sulit mencetak gol,'' kata pelatih asal Slovenia tersebut, Selasa (23/10). Arema terakhir berhasil memetik kemenangan tandang saat akhir putaran pertama melawan Sriwijaya FC, tiga bulan lalu. Setelah itu, Singo Edan selalu kalah.

"Sekarang kami coba untuk bisa mencetak gol lebih dulu di kandang lawan. Kalau berhasil cetak gol lebih dulu, mental pemain akan terangkat dan bisa memetik kemenangan," jelas Milan. Jika melihat catatan laga kandang milik Bhayangkara FC, sebenarnya sudah ada enam klub yang berhasil mencuri poin di sana. Seperti Persija, PSIS Semarang, Persela Lamongan, Borneo FC, Persebaya Surabaya, dan Barito Putera. Semua bisa mencuri satu poin. Akan tetapi, belum ada satu pun klub yang bisa menang di sana.

Sementara enam pertandingan lainnya, Bhayangkara FC yang berhasil memenangi pertandingan. Dari catatan itu, bisa dikatakan tim berjulukan the Guardians tersebut bukan tim jago kandang. Tetapi, Milan menegaskan Bhayangkara tetap tim yang kuat jika bermain di kandang sendiri sehingga Hamka Hamzah dan kawan-kawan, tidak bisa meremehkannya. Meskipun, saat pertemuan pertama di Malang, tim berjuluk Singo Edan berhasil menang telak dengan skor 4-0.

"Bhayangkara tim bagus. Mereka kuat dalam organisasi tim. Saat ini kami juga kehilangan beberapa pemain seperti Rivaldi Bawuo, Hendro Siswanto, Hanif Sjahbandi. Tapi, kami coba mengantisipasinya. Terpenting, besok Arema mencetak gol lebih dulu," ucapnya.