JAKARTA - Setelah diperiksa secara mendalam, polisi akhirnya melepas pemilik Restoran Chinese Food 88 di Anyer. Selain itu polisi juga memastikan AC, bos restoran, tidak terlibat dalam jaringan peredaran satu ton sabu di Pantai Anyer.

Wadir Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan bahwa AC kapasitasnya ‎hanya mengantar makanan kepada para pelaku saat dibutuhkan.

"Hanya mengantarkan makanan saat ada pesan makanan dari mereka. Tapi dia tidak tau kalau yang mesennya itu bandar narkoba," ucap Gidion kepada wartawan di kantornya, Sabtu (15/7/2017).

Perwira lulusan Akpol 1996 itu juga mengungkapkan bahwa pelaku dengan pemilik restoran kerap berkomunikasi. Namun, komunikasinya mereka hanya sebatas pemesanan makanan saja. "Tak‎ pernah mambahas soal narkoba," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dengan Polres Depok setelah dua bulan lamanya mengintai akhirnya mampu membongkar jaringan narkoba internasional dari Taiwan. Mereka menyelundupkan sabu  seberat satu ton lewat pantai Anyer. Kesuksesan itu juga berawal dari informasi Kepolisian Taiwan yang menyebut akan ada pengiriman sabu ke Indonesia lewat jalur laut. (FRY)

BREAKINGNEWS.CO.ID