BREAKINGNEWS.CO.ID - Pemain senior sekaligus kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, menuturkan bahwa rekan satu timnya Novri Setiawan sudah menyampaikan permintaan maaf kepada skuad Macan Kemayoran. Hal itu terkait dengan kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Rabu (10/7/2019).

Novri mendapatkan kartu merah dari wasit yang memimpin laga, Fariq Hitaba, usai menendang bola ke arah Ezechiel NDouassel. Novri yang tampil sebagai bek kiri dalam laga menghadapi Persib sebenarnya tampil sangat baik dalam bertahan maupun menyerang. Akan tetapi tiga menit setelah Persija unggul melalui gol yang dicetak oleh Marko Simic, Novri yang terlibat duel perebutan bola dengan NDouassel tidak bisa mengontrol emosi. Setelah terjatuh dikarenakan kalah dalam adu badan, Novri kemudian bangun dan menendang bola ke arah kaki N'Douassel.

Di mata Ismed sebenarnya apa yang dilakukan Novri hanya sebatas spontanitas karena emosional. Sayangnya, Novri yang juga penggawa Timnas Indonesia itu tak mampu mengontrol emosinya. "Tapi dia [Novri] juga di ruang ganti sudah minta maaf kepada seluruh pemain dan staff pelatih. Semoga ini menjadi pembelajaran kedepannya untuk lebih dewasa," ungkap Ismed usai pertandingan.

Ismed menyadari dalam sebuah pertandingan sepak bola sebenarnya apapun bisa terjadi. Bahkan menurutnya, pemain sekelas Zinadine Zidane juga pernah tidak mampu mengontrol emosinya. "Jadi di sepak bola menurut saya hal wajar, tapi memang ke depannya harus lebih dewasa," ujarnya.

Kartu merah Novri merugikan Persija yang saat insiden tengah unggul. Kondisi itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Persib untuk menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Artur Gervokyan jelang menit-menit akhir pertandingan. Di lain sisi, Ismed juga memberikan apresiasi kepada The Jakmania, suporter Persija, yang dianggapnya sudah semakin dewasa. Total 70.136 The Jakmania hadir menyaksikan langsung duel panas tersebut di SUGBK.

"Saya pikir ini harus dipertahankan dan harus ditingkatkan mungkin untuk ke depannya. Mereka [Jakmania] tidak pernah mengeluarkan rasis dan meneror secara langsung ke pemain lawan ini merupakan hal positif yang ditunjukan The Jak. Saya salute sama The Jak," ujar Ismed.