BREAKINGNEWS.CO.ID - Reaksi atas pernyataan Presiden Joko Widodo yang kemungkinan tidak akan memperpanjang izin organisasi Front Pembela Islam (FPI) bermunculan. Reaksi keras datang dari pendukung organisasi Islam tersebut di media sosial.

Dalam wawancara dengan Associated Press (AP) pada Jumat (27/7), Jokowi membuka kemungkinan tidak akan memperpanjang SKT FPI. "Jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologis menunjukkan bahwa mereka (FPI) tidak sejalan dengan bangsa," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah selalu terbuka untuk bekerja sama dengan kelompok-kelompok Islam. Asalkan pandangan kelompok-kelompok tersebut tidak bertentangan dengan ideologi negara. 

"Dalam lima tahun ke depan, saya tidak memiliki beban politik sehingga dalam membuat keputusan, terutama keputusan penting bagi negara, menurut saya itu akan lebih mudah," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Para pendukung FPI sepertinya menumahkan kekesalannya lewat akunmedia sosial seperti twitter. Pada Minggu (28/7/2019), tagar #SaveFPI sempat muncul pada siang hari dan bertahan hingga sore hari. Isi dari postingan dengan tagar tersebut rata-rata menghujat pemerintah dan menyatakan ingin terus mempertahankan FPI.

Bahkan terdapat beberapa postingan yang berisi ajakan untuk mendukung FPI lewat sebuah pooling (jajak pendapat) yang dilakukan oleh sejumlah akun tersebut.

Postingan tersebut antara lain berbunyi: “Gerakan #SaveFPI telah dimulai di dunia nyata dan dunia maya. Jelas FPI selama ini mempunyai track record yang sangat baik di bumi NKRI. Tapi masih ada yg takut pd kebaikan.”

Saya, netizen .... gerakan #SaveFPI !

RT -> mendukung

LIKE -> menolak

 

 

Selanjutnya pada hari Senin, atau sejak Senin (29/7/2019) pagi tagar #FPIPanutanUntukNegeri, juga menjadi tranding meski belum menjadi trending nomor satu. Namun postingan di twitter dengan tagar tersebut sudah dilakukan oleh sebanyak 3.847 Tweet.

Postingan ini makin banyak bermunculan. Namun muncul pula pernyataan yang mendukung pembubaran FPI meski pun dari tagar yang sama. Kemungkinan perang tagar yang dibuat oleh para pendukung FPI dan yang setuju pembubaran FPI tersebut akan terus berlanjut hingga Senin sore.

.