BREAKINGNEWS.CO.ID - Aktor Surya Saputra rupanya menyayangkan sikap dari sang sahabat, Augie Fantinus yang menuding dua anggota kepolisian menjadi calo tiket Asian Para Games 2018. Alhasil, Augie ditetapkan tersangka lantaran ulahnya tersebut.

Sebagai seorang rekan, Surya Saputra percaya bahwa hal itu adalah sebuah kesalahpahaman. Surya Saputra yakin bila sahabatnya itu tidak bermaksud untuk menghina instansi Kepolisian. Ia pun menjelaskan maksud Augie hanya untuk melakukan pembenahan saja.

“Polisi harusnya juga bisa saling introspeksi lah, kita sebagai seniman hidup di zaman milenial, era media sosial, tujuan Augie juga daya pikir baik, bukan bermaksud menghina juga, untuk pembenahan,” ungkap Surya Saputra saat dihubungi wartawan pada Sabtu (12/10/2018).

Disisi lain, Augie sendiri menjadi salah satu pemeran utama dalam film ‘Lagi-lagi Ateng’ bersama Surya Saputra. Lantas bagaimana nasib dengan film tersebut?

Surya Saputra kembali menambahkan, untuk film itu, telah didiskusikan oleh pihak produser. Para pemain pun berencana untuk menjenguk aktor sekaligus presenter ini.

Augie Fantinus.

“Udah dari tadi malam kita telefonan, kabarnya baru dapat dari produser juga kan dapet kabar ada musibah Augie nih, ‘ujian banget saya bilang’, orang baik ujiannya begitu emang,” imbuhnya.

“Tadi pagi juga telefonan setiap pemain komunikasi ada beberapa yang kesana sendiri ada yang mau bareng saya kita prihatin lah ujian yang menimpa Augie,” tukasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian melalui Kombes Pol Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya menceritakan kronologi yang terjadi saat itu. Dimana ada sebuah sekolah yang mengingingkan banyak tiket untuk masuk menyaksikan Asian Para Games 2018.

Pihak kepolisian pun membantu untuk membelikan tiket tersebut lantaran tiket box full. Namun setelah dihitung jumlah dari tiket itu lebih sehingga pihak SD itu meminta agar tiket dikembalikan.

Dari sinilah kesalahpahaman terjadi antara Augie yang langsung memviralkan video itu. Akibat ulahnya, Augie Fantinus sendiri dikenakan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (3) UU ITE dan Pasal 310 ayat (1) jo 311 KUHP.