BREAKINGNEWS.CO.ID - Menjadi seorang selebritas harus siap menerima kejadian yang tidak terduga. Seperti yang dialami penyanyi pop Amerika Serikat, Taylor Swift. Selama dua tahun terakhir, Taylor Swift mendapat ancaman dari seorang pria penguntit. Seorang warga dilaporkan mengirim surat teror memperkosa dan membunuh Taylor Swift.

Dilansir AceShowbiz, pria yang diketahui bernama Eric Swarbrick (26),  selama lebih dari dua tahun, menyombongkan diri bahwa tidak ada yang bisa menghentikannya untuk mengakhiri hidup Swift. 
Petugas merilis beberapa surat yang dikirim Erick, yang beberapa bulan belakangan menjadi sangat menakutkan.

"Aku ingin memperkosa Taylor Swift. Ini alasan mengapa aku membenci Taylor Swift. Ini caraku untuk mengetahui aku adalah belahan jiwa Taylor Swift," tulis Eric dalam pesan kepada Taylor, dilansir TMZ. 
"Aku tidak akan ragu untuk membunuhnya dan tidak ada satupun di antara kalian, pengacara atau hukum yang akan terlibat. Ingat siapa aku," tulis Eric.

Kabarnya, penyanyi berusia 26 tahun itu sudah melayangkan surat permohonan penahanan terhadap Eric setelah menyebabkan Taylor mengalami stres, khawatir berlebih dan ketakutan. Pihak hakim kemudian meminta Eric berhenti dan menjauh dari kediaman Taylor.

Penguntit Taylor sebelumnya, Roger Alvarado sempat masuk ke kediaman Taylor di New York. Ada juga penguntit lain, Frank Andrew Hoover yang mengancam akan membunuh Taylor Swift dikenakan percobaan masa tahanan 10 tahun. Pria lain bernama Julius Sandrock, sempat ditahan pihak kepolisian karena tertangkap sedang mengawasi kediaman Taylor di Beverly Hills sambil mengenakan masker dan membawa pisau.

Menurut pengacara Taylor, surat-suratnya telah menjadi semakin mengkhawatirkan selama beberapa bulan terakhir, dan banyak orang yang dekat dengan Swift merasa Swarbrick berbahaya bagi Taylor.

Pengadilan memerintahkannya untuk berhenti menghubungi penyanyi ‘Love Story’  tersebut segera, dan dia tidak diizinkan untuk mendekati properti Taylor.

Belum lama Taylor juga harus berurusan dengan seorang penggemar ‘Gila’ lainnya.  Adalah Julius Sandrock yang ditangkap pada bulan April lalu, dan dituduh melakukan tindak kejahatan setelah dia ditemukan di rumah penyanyi, mengenakan masker dan sarung tangan karet sambil membawa tali, pisau dan peluru tajam.