JAKARTA – Setya Novanto telah aktif kembali menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPR. Di hari ketiganya, Setnov  yang pernah menjalani perawatan di RS Premier Jatinegara itu telah mulai mengikuti rapat pimpinan dengan Wakil Ketua DPR yang lain yaitu Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Taufik Kurniawan.

Sejawat Novanto di DPR, Fahri Hamzah saat menerangkan hasil Rapim DPR di Media Center Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017) menjelaskan bila Novanto masih sedikit terpukul dan terganggu akibat masalah yang menjerat dirinya.

Meski demikian, sambung politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, semua pimpinan DPR senantiasa memberikan motivasi dan memberi semangat pada Novanto.

“Kami meminta Pak Novanto untuk tidak boleh terganggu, Pak Novanto nampak seperti terpukul, ” tutur Fahri seraya menjamin kalau pimpinan DPR tetap kompak dengan kehadiran Novanto untuk menjalankan beberapa pekerjaan di DPR, pasca mengalami sakit.

Fahri menjelaskan, dalam rapim yang dihadiri secara perdana oleh Novanto, pimpinan DPR berkomitmen melindungi kelangsungan DPR sampai akhir periode.

“Kita ingin kelangsungan ini sampai akhir dengan solid dan meyakinkan karena tugas kita banyak sekali,” katanya.

Maka itu, Fahri menyatakan kalau dirinya beserta pimpinan DPR yang lain selalu mendukung Novanto sampai ingin bertemu dan berbicara di depan publik.

“Kita terus mendorong Pak Novanto, memang ya agak sedikit seperti menghindar begitu. Tapi perlahan-lahan kita akan motivasi untuk mau berhadapan lagi dengan media,” tuturnya.

Disinggung soal yang dibahas dalam rapim, Fahri menerangkan kalau yang dibicarakan diantaranya yaitu berbagai surat-surat yang masuk, seperti permohonan courtesy call Duta Besar Kamboja, pergantian antar waktu anggota DPR.

“Rapim tadi juga melakukan penjadwalan pembicaraan tingkat II RUU tentang Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri,” terangnya.