BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas Indonesia U-22 menjadi tim yang paling sibuk pada tahun 2019 ini. Setidaknya ada tiga agenda yang mesti mereka jalani. Adapun tiga kompetisi yang akan dimainkan anak-anak muda Indonesia itu adalah Piala AFF U-22 yang dihelat di Kamboja, SEA Games di Filipina, serta Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, di Vietnam.

Yang terdekat adalah Piala AFF U-22, yang akan digelar pada 17 Februari-2 Maret 2019. Untuk tampil di turnamen yang baru pertama kali digelar itu, PSSI telah menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih. Mantan juru taktik Bali United itu langsung bergerak cepat dengan memanggil 38 pemain yang akan ia seleksi menjadi 23 melalui pemusatan latihan.

Hingga saat ini, Selasa (22/1/2019) pemusatan latihan telah berjalan kurang lebih tiga pekan. Dalam periode itu pula, sejumlah pemain masuk dan keluar. Sang pelatih, masih sama dengan gayanya yang menerapkan sistem promosi dan degradasi. Pada periode pertama promosi dan degradasi yang dilakukan 12 Januari 2019, ada tiga pemain yang dipulangkan sang pelatih asal Sumatera Barat itu.

Mereka adalah Kiper muda PSM Makassar, Hilman Syah, Dalmiansyah Matutu (Arema FC) dan Yoga Pratama (PSIM Yogyakarta). Sebagai gantinya, Indra memanggil kiper Nadeo Argawinata (Borneo FC), dan dua gelandang Jayus Hariono (Arema FC) serta M Syafril Lestaluhu (Persib U-19).

Pencoretan Lima Pemain

Pada pekan kedua, Indra Sjafri kembali menerapkan sistem degradasi. Akan tetapi, tidak ada pemain baru yang dipanggil. Lebig ganas lagi, pada pekan kedua tepatnya 19 Januari 2019, lima pemain sekaligus dipulangkan yakni Indra Mustafa (Persib), Syafril Lestahulu (Persib U-19), Jayus Hariono (Arema FC), Anan Lestaluhu (Persija), dan Wahyudi Hamisi (Borneo FC). Dengan ini skuat Garuda Muda berjumlah 30 pemain.

"Kami kembalikan lima pemain ke klub jadi sekarang kami ada 30 pemain. Mulai hari Senin (21/1) besok kami sudah memulai periodesasi persiapan menuju Piala AFF U-22 di Kamboja. Ada empat kriteria pemain yang kami pilih di Timnas, yakni kemampuan skill, fisik, taktikal kecerdasan, dan mental. Itu ditambah informasi mengenai kesehatan dan fisioterapi, dan psikotes mereka, dengan semua aspek lainnya," kata Indra.

Tiga Pemain Tak Kunjung Datang

Total pemain yang saat ini mengikuti pemusatan latihan hingga pekan ketiga memang berjumlah 30. Akan tetapi, dari daftar yang ada seharusnya berjumlah 33 pemain. Pasalnya, ada tiga pemain yang tak kunjung datang yaitu Ezra Walian, Egy Maulana, dan Saddil Ramdani. Ketiga pemain itu masih menjalani pra musim bersama klubnya di luar negeri.

Mengenai hal ini, Indra Sjafri mengaku pihaknya masih berkomunikasi dengan klub-klub pemain tersebut. Indra juga meyakini, ketiga pemainna tersebut dapat bergabung pada pemusatan latihan ataupun mendekati Piala AFF U-22 digelar. "Untuk ketiga pemain itu, saya sebagai pelatih Timnas U-22 sudah memanggil tiga warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Mereka pasti akan datang karena saya tahu persis mereka itu sangat ingin bermain di Timnas," kata Indra.

"Saya garis bawahi, mereka pasti sangat ingin bermain di Timnas. Akan tetapi, ada regulasi yang harus kami saling patuhi antara Timnas dan klub. Ini yang sedang disamakan, diatur, dan dikomunikasikan oleh PSSI," tambahnya.

Terapkan Kiper Modern

Ada hal baru yang diterapkan Timnas Indonesia U-22 pada pemusatan latihan ini. khususnya untuk pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang. Pada kiper dituntut untuk dapat menerapkan strategi kiper modern yaitu sweeper keeper. Oleh karenanya, empat kiper yang saat ini ada yaitu Satria Tama, Muhammad Riyandi, Awan Setho, dan Nadeo Arganita selalu bisa membaca seluruh permainan, memainkan operan yang berkualitas, serta bertindak sebagai full-back atau bek tengah ekstra.

"Kami fokus untuk memperbaiki kesalahan itu. Kalau buat saya, kesalahan itu bukan akhir dari segalanya. Tapi, harus memberikan motivasi kepada pemain untuk berjuang lebih baik lagi. Tapi, setidaknya mereka mengerti filosofi yang diinginkan coach Indra. Saya sebagai pelatih kiper akan membantu kiper itu bermain seperti yang diinginkan cocah Indra Sjafri," kata Hendro, pelatih kiper Timnas Indonesia.