BREAKINGNEWS.CO.ID - Persija Jakarta terus berbenah menyambut kompetisi selama tahun 2019. Setelh mengambalikan Rohit Chand, Macan Kemayoran resmi mendatangkan dua pemain baru lainnya. Yang pertama, untuk memperkuat pertahanan Persija mendatangkan Stevan Paulle. Pemain 33 tahun tersebut menandatangani kontrak dengan durasi selama satu tahun.

Pemain yang musim lalu menjadi andalan tim PSM Makassar itu juga sudah didaftarkan di Piala AFC 2019. “Stevan Paulle resmi dikontrak Persija selama setahun. Ia direkrut atas rekomendasi staf kepelatihan Persija. Ia juga sudah bisa bermain di AFC saat Persija berjumpa Becamex Binh Duong karena sudah disahkan oleh AFC,”ujar Ferry Paulus, CEO Persija Jakarta, Sabtu (23/2).

Stevan Paulle merupakan pemain kelahiran Cannes, Prancis, 10 Februari 1986. Sudah dua musim ia membela PSM dimana musim lalu ia membawa klub berjuluk Juku Eja tersebut keluar sebagai runner up Liga 1 2018 sekaligus jadi perwakilan Indonesia di AFC Cup. Selama Liga 1 2018, pemain yang nantinya menggunakan nomor punggung 86 ini tampil sebanyak 31 partai dan mencetak satu gol bersama klub asal Makassar tersebut.

Sementara itu pemain yang kedua didatangkan Persija adalah Silvio Escobar. Pemain 32 tahun itu diharapkan dapat menambah daya gedor Persija. Pemain asal Paragauy tersebut sudah malang melintang di kancah sepak bola nasional. Dia sempat bermain di beberapa klub tanah air seperti Madura United, PSM Makassar, Bali United, hingga terakhir Perseru Serui.

Silvio sendiri dianggap jadi pahlawan klub Kepulauan Yapen ini mengingat dua kali bomber berusia 32 tahun ini menyelematkan Perseru dari jurang degradasi. Total musim lalu ia tampil sebanyak 27 pertandingan dan mencetak delapan gol.

Silvio mengaku tak sulit untuk menerima tawaran dari Persija. Sebagai juara bertahan Liga 1 dan memiliki basis suporter yang besar di Indonesia, Persija, bagi Silvio merupakan tim yang paling diminati oleh setiap pemain sepak bola di Indonesia. "Siapa yang tidak ingin bermain untuk Persija. Suporternya ‘gila’. “Jakmania selalu memenuhi stadion. Itu yang membuat saya bersemangat ketika menandatangani kontrak,” ucapnya.

“Awal di Persepam Madura, saya melihat suporter Indonesia sangat gila dengan sepakbola. Tapi tidak ada yang segila suporter Persija. Di mana-mana mereka ada. Bahkan ke Papua mereka datang. Luar biasa,” ungkap pemain kelahiran Paraguay 18 Juli 1986 itu.

Gerbrakan Ferry Paulus

Dengan resminya Steven Paulle dan Silvio Escobar, hingga saat ini Persija telah mendatangkan tiga pemain semenjak era baru bersama Ferry Paulus. Sebelumnya, Rohit Chand juga telah resmi kembali bersama Persija untuk durasi satu tahun ke depan.

The Jakmania sempat pesimistis setelah Persija ditinggal dua sosok penting, yakni Gede Widiade dan Rafil Perdana. Keduanya secara mengejutkan mundur dari posisi direktur utama dan chief operating officer (COO).

Keberadaan Ferry Paulus sempat diragukan oleh suporter. Maklum, Jakmania masih trauma karena beberapa tahun lalu saat dipegang Ferry, Persija dilanda krisis keuangan dan menukik tajam secara prestasi. "Jangan trauma dong, Ferry yang sekarang bukan Ferry yang dulu," ucap Ferry Paulus saat diperkenalkan beberapa hari lalu.

Namun, Ferry membuktikan dirinya ingin membawa Persija berprestasi. Datangnya ketiga pemain itu jua dipengaruhi suara Jakmania. Sebab, para suporter merasa kurang puas dengan Vinicius Lopes Laurindo alias Neguete dan Jahongir Abdumuminov. Sedangkan Escobar datang karena Marko Simic tengah tersangkut kasus di Australia.