BREAKINGNEWS.CO.ID- Setelah sukses meraih medali emas di Asian Games 2018, atlet panjat tebing, Aries Susanti Rahayu akan kembali membawa nama Indonesia di pentas internasional. Kali ini, dara kelahiran Grobogan, 21 Maret 1995, ini bakal mengikuti kejuaraan panjat tebing dunia di Anshun, Guizhaou, Cina pada 21 dan 22 September 2018.

Aries mengakui selepas berakhirnya Asian Games 2018, ia baru kembali berlatih empat hari yang lalu. Diakuinya saat ini kondisinya tak semaksimal kala berlaga di Asian Games. Kendati demikian, ia bertekad untuk bertanding sebaik mungkin. "Kondisi memang saat ini sedang menurun karena setelah Asian Games baru empat hari di pemusatan latihan. Karena ini memang sangat singkat sekali, tapi saya akan tetap tampil maksimal," kata Aries.

"Saya mau bermain maksimal, setidaknya sampai semifinal. Bismillah ke final, dan bismillah bisa naik podium," ujarnya, menambahkan.

Pada kejuaraan di Cina ini, Aries akan turun di nomor speed. Ia menjelaskan lawan yang akan dihadapinya tak kalah berat jika dibandingkan di Asian Games 2018. "Bisa dikatakan, Asian Games 2018 itu merupakan kejuaraan dunia mini. Karena, atlet-atlet terbaik dunia itu banyak dari Asia. Di antaranya Cina, Jepang, dan Iran," ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB.FPTI), mengatakan, selain Aries, Indonesia mengirim dua atlet panjat tebing lainnya. Mereka adalah Puji Lestari dan Aspar Jailolo. Puji merupakan peraih medali perunggu di Asian Games 2018 nomor speerd. Sementara Aspar mendapatkan medali perunggu di nomor speed putra. "Ketiga atlet kita itu mendapatkan undangan dari IFSC (international Federation of Sport Climbing). Artinya, Indonesia sudah masuk dalam jajaran atlet elit panjang tebing dunia," kata Sapto.

Namun, Sapto mengatakan FPTI tidak mematok target apapun kepada tiga atlet unggulan cabang panjat tebing itu sebagaimana ketika mereka mengikuti kejuaraan-kejuaraan uji coba sebelum Asian Games 2018. Karena, target tinggi akan menjadi beban untuk mereka. Jadi, kami dari federasi menegaskan kepada atlet supaya bermain enjoy pada setiap kejuaraan. Jadi, jika mereka mendapatkan gelar juara, itu merupakan bonus atas kerja keras latihan mereka sebelumnya," ucapnya.