BREAKINGNEWS.CO.ID - Son Heung-min di antara dua pilihan. Di satu sisi, Tottenham Hotspur akan menghadapi Manchester United di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019) malam WIB, di sisi lain, dia harus membela negaranya, Korea Selatan tampil di Piala Asia 2019.

Ini adalah kali kedua pemain 26 tahun tersebut harus meninggalkan klub musim ini karena tugas negara. Sebelumnya ia absen di beberapa laga Spurs awal musim ini karena berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Bagi Son, meninggalkan Tottenham di momen krusial seperti ini berat. Tapi kewajiban membela negara juga tak bisa ditepikan. Oleh karena itu, setidaknya dia ingin mengantar Tottenham meraih tiga poin dulu sebelum pergi.

Son sendiri sebelumnya sudah diizinkan oleh timnas Korsel terlambat bergabung. Dalam ajang yang digelar di Uni Emirates Arab ini, ia tak bermain di dua laga awal fase grup Taeguk Warriors, saat melawan Filipina dan Kirgistan.

Son baru akan bergabung di laga ketiga kala negaranya berhadapan dengan China. Jika Korea Selatan tampil hingga partai puncak, ia bakal melewatkan lima laga Tottenham. "Tidak mudah bagi saya untuk meninggalkan tim di saat yang penting seperti saat ini. Saya merasa sangat sedih dan menyesal, tetapi saya ingin memenangi pertandingan ini dan pergi dengan percaya diri ke Dubai," kata Son seperti dilansir dari Sky Sports.

"Bermain untuk negara Anda merupakan momen yang selalu membanggakan, tetapi sulit bagi saya setelah sebelumnya juga melewatkan satu bulan. Saya ingin pergi dengan tiga poin, dan rasa percaya diri menuju Dubai," tutur peraih emas Asian Games 2018 ini menambahkan.

Laga Tottenham vs MU ini sangat krusial bagi kedua tim. Tottenham wajib menang untuk terus mendekat ke puncak klasemen sementara. MU juga harus menang untuk mengejar empat besar.

Terlebih, bagi MU, laga ini adalah ujian yang sesungguhnya untuk Ole Gunnar Solskjaer, pelatih interim mereka. Solskjaer sukses membawa MU meraih lima kemenangan beruntun sejak ditunjuk jadi pelatih, tapi dia belum benar-benar menghadapi ujian melawan tim besar.

Alhasil, laga Minggu nanti akan jadi ajang pembuktian kualitas Solskjaer. Jika dia bisa membawa MU mengalahkan tim kuat seperti Spurs, bukan tidak mungkin dia akan disodori kontrak permanen.