BREAKINGNEWS.CO.ID - Manchester United kembali ke jalur kemenangan setelah mengalami perubahan manajer dari Jose Mourinho ke Ole Gunnar Solskjaer. Tujuh laga berhasil disapu bersih dengan kemenangan 100 persen oleh Paul Pogba dan kawan-kawan. Seiring dengan performa MU yang "kesetanan' itu, muncul rumor jika Sir Alex Ferguson memiliki peran di dalamnya, dengan memilih starting line-up. Mendengar kabar tersebut, Solskjaer, membantahnya.

"Kami tidak bicara setiap pekan. Saya belum banyak bicara dengannya. Dia baru mengunjungi kami satu kali, dia baru bertemu (Giuseppe) Rossi satu kali. Pengaruhnya lebih ke 15 tahun pengalaman saya bersamanya. Dia juga sudah 77 tahun, tidak adil juga untuknya, kan?" kata Solskjaer seperti dilansir Evening Standard, Senin (21/1/2019).

Solskjaer menjelaskan, perubahan yang dialami timnya karena para pemain selalu merasa tertantang untuk memenangkan laga per laga. Solskjaer juga mengungkapkan, ketika MU ditangani Sir Alex mengalami pasang dan surut. "Bagian dari sejarah klub adalah mengalami penurunan. Bersama Sir Alex juga tidak melulu soal kejayaan. Begitulah kami, bahwa kami bangkit dan semoga naik di klasemen. Itulah kunci bagi kami sekarang. Tiga manajer terakhir sudah memberi banyak pengetahuan yang para pemain tahu akan mereka pakai di ruang ganti karena setiap hari adalah pengalaman," katanya.

Di samping terlibat atau tidaknya Sir Alex dalam menentukan starting line-up MU, sejatinya Solkjaer telah memberikan warna baru untuk The Red Devils. Menang enam laga beruntun di Liga Inggris, MU perlahan mendekati empat besar. Mereka kini mengumpulkan 44 poin di peringkat enam, tertinggal tiga angka dari Chelsea yang ada di posisi keempat.

Kemenangan teranyar, MU mengalahkan Brighton & Hove Albion FC pada pekan ke-23 Liga Inggris. Bertanding di Stadion Old Trafford, Sabtu (19/1) malam WIB, Manchester United menang 2-1 berkat gol dari Paul Pogba dan Marcus Rashford. Bukan hanya itu, Ole Gunnar Solskjaer juga mampu memperbaiki sejumlah aspek lain dalam hal performa Manchester United.

Pertama, Ole Gunnar Solskjaer mampu memperbaiki produktivitas Manchester United pada musim ini. Performa apik di daerah pertahanan lawan pun berhasil mereka pertahankan.

Dalam tujuh laga terakhir, Manchester United telah mampu mencetak 19 gol. Itu artinya, berdasarkan rataan gol per pertandingan, Manchester United hampir selalu mencetak tiga gol setiap kali bertanding (2,7 gol per pertandingan). Selain sukses mempertajam lini serang, Ole Gunnar Solskjaer juga mampu memperkukuh benteng pertahanan Manchester Unied. Sejak Ole Gunnar Solskjaer melatih, Manchester United tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam setiap pertandingan.