JAKARTA - Putra artis senior Jeremy Thomas, Axel Matheuw, diduga terlibat dengan seorang bandar narkoba yang tertangkap pihak Bea Cukai dengan barang bukti 1.000 butir Happy Five (H5). Karena itu, anggota kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta mencoba menangkap Axel di sebuah hotel di kawasan Terogong, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017).

Pernyataan itu ditegaskan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/7/2017). Argo menerangkan bahwa perkara penangkapan anak artis senior tersebut bermula dari adanya seorang penumpang pesawat terbang dari Kuala Lumpur menuju Jakarta yang ditangkap pihak Bea Cukai karena membawa kurang lebih 1.000 butir H5.

"Setelah diinterogasi petugas (pelaku yang membawa H5-red), ada H5 yang dipesan oleh anaknya Jeremy Thomas. Dia sudah bayar juga, sudah transfer," ujar Argo.

Dari informasi itu, kemudian penyidik melakukan pengembangan dan menangkap Axel di depan sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan. Saat itu Axel mencoba lari dari petugas sehingga terjadi pergumulan dengan anggota polisi.

Ia melanjutkan, kemudian Jeremy bersama pengacaranya datang mengambil anaknya yang dalam kondisi lebam akibat bergumul dengan petugas pada saat penangkapan.

Jeremy Thomas dan sang anak Axel Matheuw.

"Jeremy Thomas dan pengacaranya datang ambil anaknya. Dia tidak terima anaknya lebam-lebam, terus dilaporkan ke Propam (Mabes Polri-red)," katanya.

Menanggapi langkah Jeremy Thomas tersebut, Argo mengaku tidak masalah jika anggota yang mencoba menangkap Axel dilaporkan. "Misalnya tidak terima (akibat penganiayaan) silahkan saja laporkan ke Propam. Nanti kita cek kebenarannya. Ini masih kami dalami lagi," tambahnya. (FRY)

BREAKINGNEWS.CO.ID