JAKARTA - Terkait dengan wacana munculnya Koalisi Keummatan di Pilpres 2019 yang diusulkan oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab mengundang tanggapan berbeda dari berbagai kalangan. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj misalnya, ia mengaku heran dengan adanya koalisi tersebut. "Umat kok koalisi," katanya, Jumat (8/6/2018). "Umat itu nggak koalisi," sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Habib Rizieq mendorong Gerindra-PKS-PAN-PBB untuk segera mendeklarasikan dukungannya kepada capres Prabowo Subianto di ajang pemilihan presiden pada April 2019. Adapun nama yang diusulkan untuk menyebut koalisi pro-Prabowo tersebut adalah Koalisi Keummatan. "Bahwa Habib Rizieq Syihab meminta kepada Prabowo dan Amin Rais juga kepada pimpinan partai koalisi 212 untuk segera mewujudkan Koalisi Keummatan antara Gerindra, PAN PKS, dan PBB," kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif yang disampaikan oleh Humas PA 212 Novel Bamukmin, Minggu (3/6/2018).

Prabowo dan Amien Rais serta perwakilan PA 212 menemui Rizieq di kediamannya di Mekkah, Arab Saudi. pada Sabtu (2/6/2018). Pada kesempatan itu, Rizieq menyampaikan hanya akan mendukung koalisi yang didukung penggawa alumni 212, aksi massa yang dulu besar mengusung isu penegakan hukum untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menista agama.