JAKARTA -Desakan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menguak beberapa hari terakhir, khususnya sesudah Pansus Hak Angket KPK merekomendasikan 11 catatan yang menunjukkan kelemahan lembaga anti rasuah tersebut.

Pendapat berbeda justru ditunjukkan Ketua Umum Golkar Setya Novanto. Melalui Sekjen partai Golkar, Idrus Marham, dia meyakinkan bila Setnov tidak pernah punya niat untuk membubarkan KPK.

"Ketua umum menyampaikan bahwa, siapa pun yang akan membubarkan KPK tentu berhadapan dengan kita, " kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Rabu (11/10/2017) lalu.

Golkar memang merupakan partai yang bergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR untuk KPK. Disebut-sebut pansus adalah langkah parlemen membubarkan KPK.

Tetapi Idrus menekankan, bergabungnya Golkar ke Pansus tidak seperti yang disangka. Malah partai berlambang pohon beringin ini ingin memperkuat lembaga anti rasuah.

" Karena tidak ada sedikit pun niat dari Partai Golkar menyetujui orang yang ingin membubarkan KPK. Tidak, " lanjutnya.

Masa kerja Pansus sedianya selesai pada 28 September 2017 kemarin. Tetapi masa kerja diperpanjang sampai rapat paripurna selanjutnya.

Idrus meyakinkan, tidak akan ada lagi perpanjangan kerja pansus. Walau KPK tidak kunjung bertemu dengan Pansus Angket.

"Saya kira ini terakhir dan tidak ada perpanjangan setelah ini, " terangnya.

BREAKINGNEWS.CO.ID