BREAKINGNEWS.CO.ID - Sebanyak sepuluh nama yang lolos tahapan pertama untuk menjadi bakal calon Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masa bakti 2019-2024 resmi diumumkan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Pemilihan (KP) Syarif Bastama di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Pengumuman sepuluh bakal calon Ketum PSSI tersebut juga dihadiri oleh para anggota KP yaitu, Irawadi D Hanatie, Budiman Dalimunthe, Maurice Tuguls, Soedarmaji, Rocky Babena.

Kesepuluh nama tersebut yakni Arif Putra Wicaksono, Alven Hinelo, Benhard Limbong, Fary Djemy Francis, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, Sarman El Hakim, Vijaya Triyasa, dan Yesayas Oktavianus.

Syarif menyampaikan ke-10 bakal calon tersebut sudah mendapatkan minimal satu dukungan dari anggota PSSI. Tidak hanya itu, mereka juga sudah menyatakan bersedia didukung dan maju dalam bursa calon Ketua Umum PSSI untuk empat tahun ke depan.

"Untuk calon Ketua Umum ada 10 orang, Wakil Ketua Umum ada 20 dan anggota Exco PSSI ada 90 orang. Cukup banyak peminat. Artinya, pekerjaan kami banyak diapresiasi masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Baik orang yang murni di sepak bola, bahkan banyak politisi. PSSI diminati banyak orang politik lah," kata Syarif dalam konferensi pers.

Syarif menjelaskan para bakal calon Ketua Umum PSSI tersebut juga sudah melengkapi formulir integritas yang menyatakan mereka tidak pernah terlibat dalam tindakan atau masuk wilayah kerja Komisi Disiplin PSSI. Lebih lanjut, Syarif mengatakan nantinya berkas 10 bakal calon Ketua Umum tersebut bakal diserahkan KP ke Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk dilakukan verifikasi.

"Kami kasih ke Komdis PSSI untuk mencari tahu benar tidaknya pernyataan mereka ini. Sebab, itu menentukan posisi akhir mereka. Lalu kami berikan waktu sampai tanggal 8 Oktober untuk perbaikan berkas atau melengkapi kekurangan dokumen," jelasnya.

Beberapa berkas dokumen persyaratan yang masih belum lengkap dari 10 bakal calon Ketum PSSI itu juga disebut bersifat minor. Seperti SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), dan surat keterangan pengadilan.

Syarif memastikan seluruh bakal calon Ketua Umum PSSI sudah memenuhi persyaratan utama minimal lima tahun aktif di ruang lingkup PSSI tidak berturut-turut. Ia juga menegaskan bahwa dalam statuta PSSI diperbolehkan untuk rangkap jabatan.

"Di PSSI tidak ada larangan rangkap jabatan. Tapi ada beberapa jabatan publik yang melarang rangkap jabatan," tutupnya.