JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan merilis para penunggak pajak kendaraan roda empat selama tahun 2017. Faktanya ada sebanyak 744 buah mobil mewah di Jakarta terbukti menunggak bayar pajak. Dari 744 mobil, total pajak yang harusnya dibayarkan bisa mencapai Rp 26 miliar dan itu belum masuk ke Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD).

"Yang belum bayar pajak itu kendaraan di atas harga Rp 1 miliar, itu kendaraan mewah, jumlahnya ada 744 mobil," kata Anies di Balai kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (12/1/2018).  Anies menerangkan, dari 744 buah mobil mewah tersebut kebanyakan adalah kendaraan pribadi dan atas nama perusahaan. Secara tidak langsung tidak sedikit satu pembeli namun menggunakan dua nama.

"Satu pakai nama pribadi, satu pakai nama perusahaan. Mobilnya juga kira-kira sama," terang dia.
Berikut beberapa daftar mobil mewah yang menunggak pajak yakni Lamborgini Aventador seharga Rp 9.6 miliar, Rolls Royce Rp 6.9 miliar, Ferrari Rp 6.6 miliar, Roll Royce tipe beda Rp 6.4 miliar dan Lamborgini dengan tipe beda Rp 5.8 miliar. "Lamborgini ada 23 mobil belum bayar pajak, total Rp 103 miliar," ujar Anies.

Melihat fakta itu, Anies mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap masyarakat Jakarta yang bisa disebut golongan kaya raya tapi tidak mampu melunasi pajak kendaraan mewah.  "Mudah-mudahan dengan ini diumumkan, ada rasa tanggung jawab yang lebih besar bisa segera tuntas," harapnya.