MADINAH-Jemaah Kloter 29 Embarkasi Jakarta menggenapi kedatangan Jemaah haji Indonesia gelombang pertama Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Kedatangan JKG 29 yang memuat 389 jemaah ini disambut petugas di pintu kedatangan khusus Jemaah haji. Pesawat Garuda Indonesia yang membawa mereka mendarat tepat pukul. 03.42 Waktu Arab Saudi (WAS).

Seiring dengan berakhirnya kedatangan jemaah gelombang pertama, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Amin Handoyo mengevaluasi sejumlah layanan yang diberikan selama ini.  “Hal ini penting untuk perbaikan kedepan”, ujar Amin Handoyo, Minggu (13/8) pagi WIB, sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Agama.

Salah satu aspek dari layanan transportasi adalah penyediaan bus. Amin mengapresiasi bus yang semuanya telah di-upgrade dan memenuhi spesifikasi khusus.

“Bus dari Bandara ke pemondokan, termasuk bus dari Madinah ke Mekah semuanya sudah ter-upgrade. Jadi kualitasnya bagus dan nyaman bagi jemaah,” terangnya.

Menurutnya, bus yang digunakan jemaah haji Indonesia harus memenuhi sejumlah spesifikasi khusus, yaitu: Kapasitas minimal 45 seat, Dilengkapi AC,  Bagasi berada di bawah, Fasilitas Toilet,  Kulkas dan air minum,  Pengeras suara,  Alat pemadam kebakaran, Alat pemecah kaca, dan Kotak P3K.

Kini bus-bus tersebut telah dan akan mengantar jemaah haji Indonesia  menuju Mekah  mulai Sabtu (12/8) kemarin, petugas merencanakan akan memberangkatkan 16 Kloter atau 6 ribuan jemaah Indonesia dari Madinah ke Mekah.