BREAKINGNEWS.CO.ID - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, sempat keberatan melepas dua pemainnnya, Febri Haryadi dan Dedi Kusnandar gabung Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2018. Hal itu tak lepas dari banyak pemainnya yang mendapat hukuman bermain oleh Komisi disiplin (Komdis) PSSI. Setidaknya Persib mesti kehilangan sembilan pemain pilarnya. Bojan Malisic (sanksi 3 pertandingan), Ardi Idrus (akumulasi kartu kuning), Ezechiel Ndouassel (sanksi 5 pertandingan), Patrich Wanggai (sanksi 3 pertandingan), Gozali Siregar (akumulasi kartu), Jonathan Bauaman (sanksi 2 pertandingan).

Namun akhirnya, hati Gomez melunak, ia rela melepas dua pemain pentingnya itu membela timnas Indonesia untuk laga uji coba, 10 dan 16 Oktober nanti, kontra Myanmar dan Hong Kong. Gomez menyadari, seorang sepak bola profesional sangat penting bermain untuk Tim Nasional. Alhasil, Persib pun dipastikan tanpa Febri dan Dedi saat menjamu Madura United pada laga pekan ke-24 Liga 1 2018. "Febri dan Dedi akan tetap pergi ke tim nasional karena saya pikir itu lebih baik. Saya respect tim nasional dan saya respect Indonesia jadi dia bisa pergi (ke timnas). Kami meninggalkan mereka (tidak dibawa ke Papua)," kata Gomez, Kamis (4/10/2018).

Namun, Gomez tetap akan memanggil Indra Mustafa yang sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas U-23. Sebab, stok pemain belakang Persib menipis setelah Bojan Malisic dan Ardi Idrus terkena sanksi larangan bermain. "Untuk Indra dia tetap pulang (ke Persib) dan Wildan juga akan datang dari tim U-23. Keduanya akan bergabung dan ikut ke Papua," kata pelatih asal Argentina itu.

Saat ini Persib menduduki posisi satu klasemen dengan 44 poin. Sisa musim untuk tim Maung Bandung akan sangat berat, karena mereka tak boleh didukung suporter, ditambah harus menggelar laga kandang di luar Pulau Jawa.

Tolak Keputusan Hukuman

Mario Gomez tak terima dengan putusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait kematian Haringga Sirila pada laga Persib vs Persija September lalu. Menurutnya, kematian Haringga Sirila merupakan murni kriminal dan bukan kesalahan dari Persib Bandung. Haringga Sirila tewas dikeroyok di luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga Persib vs Persija September lalu.

Berdasarkan sanksi itulah, Mario Gomez menceritakan kepada teman-temannya yang berada di luar negeri. Bahkan, pelatih asal Argentina itu mengaku heran dengan Komdis PSSI. "Saya sudah sampaikan ini ke beberapa teman saya di luar negeri dan ke lawyer. Saya akan bicarakan situasi ini pada mereka. Ini enggak sopan, enggak serius, selalu soal bagaimana melawan Persib," ujar Gomez