BREAKINGNEWS.CO.ID-Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts mengucapkan selamat kepada Persija Jakarta yang keluar sebagai juara Liga 1 2018. Persija sukses menaklukkan Mitra Kukar pada laga pamungkas, pekan ke-34. Berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Persija menang dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan tim Ibu Kota semuanya dicetak oleh Marko Simic pada menit ke-18, dan menit ke-59. Sedangkan gol semata wayang Mitra Kukar dicetak oleh Aldino Herdianto oada menit 86.

"Selamat atas pencapaian Persija meraih trofi juara musim ini. Mereka juga telah berjuang keras (untuk juara) dan berhasil melewati musim penuh drama ini," kata Roberts, selepas pertandingan PSM Makassar vs PSMS Medan di Stadion Andi Mattalata, Makassar.

Sementara itu, PSM Makassar gagal meraih juara Liga 1 2018 meskipun mereka menang besar atas PSMS Medan dengan skor 5-1. Namun demikian, pelatih asal Belanda itu merupakan puncak keberhasilan Juku Eja sepanjang musim ini.

"Sebagai pelatih saya menghargai semangat dan motivasi yang diperlihatkan pemain sepanjang musim meski kerap menghadapi berbagai pertandingan 'aneh'. Kami memang hanya meraih peringkat kedua Liga 1 2018. Tapi, hasil ini lebih baik dari musim lalu. Kami juga mendapatkan tiket AFC Cup musim depan," kata Robert.

Robert menambahkan, sejak awal dirinya sudah meminta ke pemain agar tampil lepas dan aktraktif pada pekan terakhir. Mantan pelatih Arema Indonesia ini ingin menghibur suporter yang setia mendukung Juku Eja dengan kemenangan.

"Semua tahu kami berada dalam situasi sulit karena harus bergantung pada hasil tim lain. Kemenangan juga membuat PSMS Medan harus terdergrasi. Tapi, bagi kami, kemenangan ini penting untuk membuktikan PSM tetap berjuang sampai pekan terakhir Liga 1," papar Robert.

Sempat Sindir Persija

Ucapan selamat Robert patut diberikan pujian sebagai jiwa ksatria. Karena, sebelumnya Roberts sempat menyindir Persija ketika bermain melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta pekan ke-33. Ketika itu, Persija berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Namun menurut Robert, banyak kejadian-kejadian yang patut dipertanyakan, salah satunya adalah keputusan wasit.

Ketika itu, wasit Djumadi Effendi harus menghentikan lima kali laga karena ada ulah oknum pendukung Bali United yang menyalakan petasan dan kembang api. Tak hanya itu, wasit juga tidak memberikan perpanjangan waktu di babak kedua meskipun pertandingan baru selesai sampai menit ke-114.

Menanggapi jalannya pertandingan antara Bali United dan Persija, Rene Albert seperti menanyakan keputusan wasit yang janggal. Ia pun sangat menyayangkan hal-hal seperti itu di persepakbolaan Indonesia. "Pertandingan kemarin malam saya mendengar sempat dihentikan dan tidak ada injury time yang diberikan wasit," kata Robert.

Kekecewaan Robert berlanjut ketika timnya melawan Bhayangkara FC. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (3/12/2018), PSM dan Bhayangkara bermain imbang 0-0.Salah satu kekecewaan Rene Albert mengenai laga tersebut adalah karena wasit tidak memberikan waktu tambahan yang cukup pada babak kedua. Padahal, masih menurut Rene Albert, banyak kejadian-kejadian yang menghentikan jalannya pertandingan.

"Dan ada hal yang tidak tahu bagaimana saya menyebutkannya karena takut menyinggung beberapa pihak. Tapi bisa juga ada beberapa keputusan yang dipertanyakan," ucap Robert.