JAKARTA - Empat tempat di nomor Eventing (trilomba) untuk Timnas Equestrian Asian Games Indonesia akhirnya akan diperebutkan oleh sembilan atlet. Empat tempat tersebut akan diperebutkan pada seri ketiga babak kualifikasi eventing dengan standar MER (MInimum Eligibility Requirement/Persyaratan Kelayakan Minimum), pada 8-10 Juni mendatang di APM Equestrian Centre, Tangerang.

Ke-9 eventer (sebutan untuk rider trilomba) yang memenuhi MER dan berjibaku untuk memperebutkan empat tempat di Timnas Equestrian Asian Games Indonesia adalah Riko Febrianto Ganda (Balaturangga/Lelis Blanch), Jojo Jonathan (Emporium Horse Club Surabaya/Gwenn Do Empo), Albert Pelealu (JB Stable-Universitas Budi Luhur/Head For Heights), Steven Menayang (Elang 45/Riga), Jamhur Hatta (Balaturangga/Bunga Azalea), Alvaro Menayang (Elang 45/ All Right), Marco Wowiling (Aragon/Pramudha Wardhani), Anto Budiarto (Kurmia Stable/Autumn Spirit 2) dan Jendry Palandeng (D'Riders/Donitri).

Enam pasangan atau kombinasi rider dan kuda pertama sudah memperoleh MER-nya dari seri pertama kualifikasi MER untuk eventing yang digelar 27-29 April lalu di APM Equestrian Centre, Tangerang. Tiga pasangan terakhir baru memenuhi MER-nya dari seri kedua kualifikasi yang dilangsungkan Kamis (10/5) lalu hingga Sabtu (12/5) ini di Arthayasa Stable, Cinere, Depok.

"Tentunya kita berharap empat eventer yang terpilih ke Timnas Equestrian nanti benar-benar sudah memenuhi aspek kualitas, sehingga bisa bersaing dengan rival rival berat kita di kompetisi sesungguhnya nanti," ungkap Anto Budiarto, yang bersama Autumn Spirit 2 lolos baru memenuhi MER-nya di seri kedua kualifikasi MER di Arthayasa ini.

Anto yang juga koordinator eventing di Satuan Kerja Berkuda Asian Games Indonesia, mengharapkan, empat rider yang terpilih ke timnas equestrian bukan hanya ditentukan dari hasil pertandingan di seri ketiga kualifikasi MER atau seri terakhir kualifikasi Asian Games di APM Equestrian Centre. Namun dengan mempertimbangkan berbagai aspek lainnya, termasuk pengalaman dan kematangan mental. Untuk itu, katanya, ke-9 eventer yang sama-sama berpeluang terpilih ke timnas equestrian Asian Games Indonesia masih akan mendapatkan coaching-clinic dari Joss Gray, instruktur eventing asal Inggris.

Joss Gray, yang pernah ikut kualifikasi eventing Olimpiade, sudah hampir dua pekan ini memberikan pelatihan kepada rider eventing Indonesia. Dia didatangkan oleh satuan kerja berkuda Asian Games Indonesia. "Joss Gray setelah ini akan pulang dulu, dia akan datang lagi menjelang seri terakhir kualifikasi nanti," kata Anto Budiarto.

Satuan kerja berkuda Asian Games Indonesia yang diketuai oleh Triwatty Marciano menggelar empat seri babak kualifikasi untuk menetapkan mayoritas dari 12 rider terbaik di Timnas Equestrian Asian Games Indonesia. Ke-12 rider terdiri dari empat rider Dressage, empat rider Jumping dan empat rider Eventing. Satu tempat di Dressage sudah diberikan secara khusus kepada Larasati Gading, peraih medali perunggu kompetisi berkuda Asian Games 2014, Incheon, Korsel.