BREAKINGNEWS.CO.ID -Sejak ditahan pada Jumat, 12 Oktober 2018, polisi belum menerima surat pengajuan penangguhan penahanan dari Augie Fantinus. Sejak ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Augie juga belum dijenguk siapa-siapa karena jadwal besuk tahanan di Polda Metro telah ditentukan pada Senin hingga Kamis, pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB sehingga tak ada waktu yang pas bagi keluarga untuk waktu menjenguk.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengakui hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan surat penangguhan dari pihak keluarga Augie. "(Sampai saat ini) belum ada permintaan penangguhan penahanan dari tersangka," ujar Argo ketika dimintai konfirmasi, Minggu (14/10/2018).

Argo menyebut penahanana Augie terkait dengan alasan obyektif dan subyektivitas penyidik. Hal ini menjadi pembelajaran bagi publik agar tidak mudah menyebarkan kabar bohong atau hoax. Dalam kasus ini Augie dijerat jadi tersangka setelah menuduh polisi menjadi calo tiket Asian Para Games melalui video yang diunggah di akun Instagram miliknya. Anggota polisi yang dituduh Augie kemudian melaporkan balik Augie dengan sangkaan pencemaran nama baik. 

Aktor Surya Saputra, rekan dekat Augie menyayangkan sikap sahabatnya tersebut. 

Sebagai seorang rekan, Surya percaya apa yang dibuat oleh Augie merupakan sebuah kesalahpahaman dan tidak bermaksud untuk menghina instansi Kepolisian. Surya menyatakan bahwa Augie sebenarnya mengirim pesan hanya untuk melakukan pembenahan saja.

“Saya yakin apa yang dilakukan Augie sebagai koreksi dan bukan maksud menghina pak Polisi," ujar Surya saat dikonfirmasi.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian melalui Kombes Pol Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya menceritakan kronologi yang terjadi saat itu. Dimana ada sebuah sekolah yang mengingingkan banyak tiket untuk masuk menyaksikan Asian Para Games 2018.

Pihak kepolisian pun membantu untuk membelikan tiket tersebut lantaran tiket box full. Namun setelah dihitung jumlah dari tiket itu lebih sehingga pihak SD itu meminta agar tiket dikembalikan.

Dari sinilah kesalahpahaman terjadi antara Augie yang langsung memviralkan video itu. Akibat ulahnya, Augie Fantinus sendiri dikenakan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (3) UU ITE dan Pasal 310 ayat (1) jo 311 KUHP.