BREAKINGNEWS.CO.ID - Sebanyak 75 orang perusuh pada 21-22 Mei 2019 di kawasan Slipi Petamburan dan Kemanggisan, Jakarta Barat hari ini, Kamis (18/7/2019) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Hal ini dilakukan oleh Kepolisian setelah berkas kasus mereka dinyatakan telah rampung atau P21.

"Penyidikan telah rampung atau dinyatakan P21 oleh Kejaksaan," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (18/7/2019). Alhasil, mereka akan segera diseret ke meja hijau. Selain tersangka, barang bukti dalam kasus tersebut juga disertakan.

"Artinya tugas kepolisian dalam menangani tahap satu proses penyidikan para pelaku kerusuhan ini sudah selesai dan selanjutnya pelaku dan barang bukti beralih tanggung jawab yang sebelumnya dari penyidik polri beralih ke pihak JPU" katanya. 

Polres Metro Jakarta Barat diketahui menciduk 189 orang perusuh. Empat orang di antaranya pelaku perusakan terhadap mobil milik Brimob. Mereka dibekuk 30 Mei 2019 lalu. Kerusuhan tersebut merupakan imbas setelah Bawaslu menolak pengaduan dalam kasus Pilpres 2019 yang diajukan oleh pihak Pasangan Calon 02. 

"Melakukan perusakan terhadap kendaraan Brimob dan juga pencurian terhadap properti yang ada di mobil," kata Kombes Hengki di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat 31 Mei 2019. Bahkan Polisi juga sempat menemukan mobil ambulans dari partai tertentu yang dipergunakan untuk mengangkut batu-batuan yang diketahui digunakan oleh para perusuh tersebut. 

Dalam pemeriksaan, polisi juga mendapati ada kandungan zat kimia berbahaya dari anak panah yang mereka pakai saat kejadian. Zat berbahaya itu adalah senyawa kimia bernama zink posfit yang sangat beracun dan berada pada ujung anak panah milik pelaku.