JAKARTA - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumatera Selatan yang melibatkan 467 siswa tingkat SMA dan SMK mengalami penundaan akibat listrik padam serta server error. Hari ini, mereka serempak mengikuti ujian susulan. "Selama 2 hari ini sebanyak 467 siswa di Sumatera Selatan kembali mengikuti ujian susulan. Salah satu penyebabnya karena listrik di sekolah padam saat ujian pekan lalu dan ada juga karena server bervirus," kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Selatan Widodo di kantornya, Jalan Kapten A Rivai, Palembang, Selasa (17/4/2018).

Siswa yang mengikuti ujian susulan ini tersebar di 17 kabupaten/kota. Sejumlah siswa yang sempat sakit juga harus ikuti ujian susulan. Banyak jumlah siswa yang tidak berhasil ikut UNBK serentak pekan lalu juga akan menjadi evaluasi Dinas Pendidikan. Demikian halnya upaya antisipasi dengan menyediakan genset di setiap sekolah.

"Siswa yang sakit ada, tapi mayoritas itu karena listrik padam. Nanti kami akan evaluasi lagi untuk kendala-kendala yang terjadi tahun ini agar tidak terulang pada tahun berikutnya. Termasuk menyiapkan genset di sekolah," kata Widodo.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan di Sumatera Selatan, jumlah siswa SMA serta SMK yang mengikuti UNBK sebanyak 52.253 siswa atau 86,04 persen. Sedangkan untuk MA ada 51, 12 persen dari total 12. 199 siswa yang ada.