BREAKINGNEWS.CO.ID – Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji langkah cepat pemerintah dalam mengatasi dampak gempa 7,4 SR yang mengguncang Sulawesi Tengah dan sekitarnya Jumat (29/9/2018) lalu. Presiden RI ke-6 tersebut secara khusus memberi kredit kepada presiden Joko Widodo yang sudah berada di lokasi bencana serta terjun mengawasi langsung penanganan pasca gempa yang telah menelan korban lebih dari 800 jiwa itu.

Berbicara lewat saluran Youtube yang disiarkan Minggu  (30/9/2018) malam, SBY juga mengusulkan agar kegiatan kampanye Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 dihentikan sementara. Menurut dia, hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas tsunami serta bencana gempa bermagnitudo 7,4 yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. "Dalam keadaan seperti ini, saya berpendapat dan menyarankan agar untuk sementara waktu paling tidak untuk Sulawesi Tengah, Palu, Donggala, dan sekitarnya itu kegiatan kampanye pemilu dihentikan," kata SBY.

Hal itu dimaksudkan sebagai wujud solidaritas kepada saudara-saudaranya yang tengah mengalami musibah. Dalam video berdurasi 3 menit 20 detik itu, SBY juga mengingatkan semua pihak fokus membantu pemerintah dalam penanganan bencana.

Menanggapi pernyataan rekan satu kubu Prabowo Subianto itu di Pilpres 2019 itu,  Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga,Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan tak ada yang salah dari sikap SBY meski saat ini mengusung pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Dahnil mengatakan, fatsun politik Prabowo-Sandi memang mengedepankan gotong-royong.

 

"Saya kira pujian itu wajar. Dalam situasi bencana seperti ini fatsoen politik yang kami pegang teguh adalah bergotong-royong untuk kemanusiaan, saling bantu-membantu demi saudara-saudara kita yang sedang kesusahan," kata Dahnil, Senin (1/10/2018).

Dahnil menegaskan Prabowo-Sandi sepakat bergotong-royong membantu musibah gempa dan tsunami di Sulteng. Aksi cepat Jokowi yang dipuji SBY menurut Dahnil memang seharusnya dilakukan seorang presiden saat gempa besar melanda negara. "Kita sepakat untuk bergotong-royong membantu musibah gempa dan tsunami yang dialami masyarakat Sulteng, meringankan beban saudara-saudara kita di sana. Adalah wajar Presiden harus bergerak cepat meninjau dan memastikan pemerintah cepat membantu saudara-saudara kita," ujar Dahnil. "Dan tentu kami akan turut membantu menghimpun semua potensi yang ada untuk bersama-sama membantu saudara kita di sana," tegasnya. "Meskipun tidak sebesar dan sedahsyat gempa bumi di Aceh dan Nias dulu, kali ini gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulteng juga besar. Korbannya kita saksikan besar," ujar SBY.