BREAKINGNEWS.CO.ID - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan jika pihaknya menerapkan 'double track strategy' dalam memenangkan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Adapun hal itu disampaikan oleh SBY usai melakukan pertemuan dengan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. SBY menilai jika hal itu sudah menjadi kewajibannya secara moral dan politik.

"Demokrat menetepkan double track strategy. Memenangkan Pileg dan mensukseskan Pak Prabowo jadi presiden. Itu tugas dan kewajiban kami baik secara moral maupun politik," kata SBY dalam konferensi persnya," Jum'at (21/12/2018).

Menurutnya, banyak sekali suara di daerah yang ditemui nya saat melakukan kunjungan dalam tiga bulan terakhir. Untuk itu, dirinya pun mengaku khawatir kalau terjadi kecurangan di pemilu kali ini.

"Saya sebagai mantan capres tentu tak bisa mengamini bakal ada kecurangan. Jangan-jangan itu hoax. Tapi karena banyak yang menyampaikan disertai testimoni yang layak dipercaya, kita harus betul-betul mencegah dan menolak.

"Jangan sampai ada kecurangan. Sebab akan tercoreng demokrasi kita. Apalagi kalau rakyat tidak terima, kita akan alami krisis," tegas SBY.

"Kalau pada tahun 2004 dan tahun 2009 lalu, berapapun panasnya situasi politik, tetap berjalan dengan damai, jujur dan adil. Kami ingin ambil bagian di pemilu ini jujur dan adil. Sebab kalau tidak damai jujur dan adil, tidak baik untuk kehidupan bangsa ini," sambungnya.

Selain itu, dirinya juga menegaskan jika pihaknya akan lebih intensif melakukan kampanye pemilu. "Kami akan berjuang secara baik-baik. Akan melaksanakan kampanye sesuai konstitusi. Tolong jangan ganggu kami," pinta mantan Presiden RI itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, SBY) mengatakan jika pilpres dan pileg di Pemilu 2019 dinilai penting. Untuk itu, dirinya dan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto hari ini menggelar pertemuan.

"Kami tentu ingin Pak Prabowo menang, tapi Demokrat dan Gerindra juga harus sukses di pileg," kata SBY dalam konferensi persnya dihadapan media di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jum'at (21/12/2018).

"Oleh karena itu, ini kesempatan penting setelah tiga bulan tak melakukan pertemuan. Kami punya pandangan bersama dalam peluang ini yaitu suksesnya Pilpres dan Pileg," ujar SBY.

Dalam menyukseskan pileg dan pilpres, SBY pun tak menampik jika dibutuhkan sinergi, koordinasi dan kerjasama yang baik.

"Inilah strategi kami untuk memenangkan pemilu. Tadi kami juga sepakat mulai Januari hingga April 2018, akan fokus utamanya adalah Pak Prabowo untuk menjelaskan kepada rakyat yang akan memilih nanti siapa presiden dan wakil presidennya. Yang akan disampaikan lebih pada visi misi serta program untuk memenuhi harapan rakyat," terangnya.

"Saya sampaikan ke Pak Prabowo, menurut Demokrat setelah keliling daerah apa yang diharapkan rakyat dipenuhi. Saya senang kampanye Pak Prabowo pada Januari akan lebih fokus pada solusi atau jawaban untuk kebutuhan rakyat," imbuhnya.