JAKARTA - Aparat Polres Jakarta Barat bergerak cepat mengungkap kasus perampokan disertai percobaan pemerkosaan yang menimpa wanita penumpang bernama San San oleh tiga penjahan yang berkedok sebagai sopir taksi online GrabCar. Satu dari tiga pelaku akhirnya ditembak mati karena melakukan perlawanan dan membahayakan nyawa petugas ketika akan ditangkap.

"Satu pelaku dilumpuhkan secara tegas dan terukur karena melawan saat akan ditangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan pada acara rilis di Rumah Sakit Polri, Kamis (26/4/2018). Hengki mengatakan, dua pelaku SA bin HO dan AA diciduk di Gudang Kardus, Jalan Kapuk Vika Mas Tengah NO 33 Penjaringan Jakarta Utara. Dari informasi SA dan AA, petugas menyergap tersangka LI bin NR als AG di Jl. Pesing Koneng, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Namun ketika akan dilakukan penangkapan pelaku yang tengah mengendarai mobil berusaha untuk menabrak dan melindas petugas yang sedang berusaha menangkap pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Karena keselamatan anggota terancam, maka dilakukan tindakan tegas berupa tembakan ke arah pelaku hingga akhirnya LI bin NR als AG, tewas dalam perjalanan menuju RS. Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelumnya perempuan bernama San San (24) disekap kala menumpangi taksi online Grab dari kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat. Saat itu dia tengah bermaksud menuju ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam perjalanan, tiba-tiba saja saat duduk di bagian tengah mobil ada dua orang dari kursi bagian belakang menyergapnya. Korban disekap dua orang tak dikenal dengan jaket. Lalu, kaki korban diikat. San San diturunkan pelaku di lokasi usai barang berharganya dirampok.

Pelaku juga berusaha untuk melakukan pemerkosaan terhadap korban, namun karena korban sedang menstruasi akhirnya tidak jadi dilakukan. Dalam aksinya para pelaku berpura-pura menjadi driver taksi online (Grab). Ketika mendapatkan order dari penumpang wanita yang menjadi calon korbannya, pelaku yang bersembunyi di jok belakang langsung menyergap korban dari belakang jok.