JAKARTA--Sudah satu bulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menjalankan program OK Otrip. Hingga 18 Februari 2018, tiga rute OK Otrip sudah menampung pemumpang sebanyak 82.288. Total itu tidak termasuk dua rute baru yakni Lebak Bulus-Pondok Labu dan Grogol-Tubagus Angke.

Menurut Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Masdes Arouffy, jumlah tersebut bisa dikatakan masih minim penumpang dan hal tersebut dimaklumi karena trayek yang digunakan bisa dikatakan masih baru. "Enggak mungkin penumpang langsung penuh karena trayek saja baru, perlu sosialisasi termasuk warga sekitar baru tahu," kata Masdes di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Meskipun penumpang masih sepi, Dishub DKI Jakarta tetap menargetkan penumpang bisa tetap terangkut hingga 30 persen tiap satu kali perjalanan dengan berbagai cara salah satunya sosialisasi. "Perlu sosialisasi, termasuk warga sekitar biar tahu jadi karena proses itu dimaklumi kita belum bisa angkotnya penuh kemarin tapi kita targetkan uji coba rute baru itu minimal 30 persen isi setiap rata-rata jalan," ungkapnya.

Untuk mensukseskan program tersebut Pemprov DKI Jakarta sudah meluncurkan kartu OK Otrip dan hingga 18 Februari 2018 yang baru terjual hanya 8.087 buah. Meskipun masih dalam tahap uji coba hingga akhir April 2018, Pemprov tetap yakin program itu berjalan baik dan memberanikan diri tambah dua trayek baru Lebak Bulus-Pondok Labu dan Grogol-Tubagus Angke.