JAKARTA - Sejak juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden meninggal dunia pada Mei 2017 lalu, Tim Red Bull Honda WorldSBK merasa kesulitan mencari pembalap yang cocok untuk menggantikannya pada musim 2018. Hayden sempat digantikan rider MotoAmerica, Jake Gagne di Laguna Seca, Amerika Serikat, tapi sampai saat ini tak ada kejelasan lebih lanjut.

Pebalap Dynavolt Intact GP Moto2, Sandro Cortese pun digadang-gadang menjadi kandidat kuat mengantikan posisi Nicky Hayden. Juara dunia Moto3 2012 ini menjalani musim-musim yang buruk di Moto2 sejak 2013, dan tengah mencari motivasi baru untuk musim depan. Ia punya beberapa opsi untuk pindah tim, begitu juga pindah ke Tim Red Bull Honda WorldSBK untuk mengisi kekosongan kursi pebalap selepas kepergian Hayden.

"Segalanya belum pasti, tapi saya bisa katakan saya suka WorldSBK dan ini opsi yang baik untuk musim depan. Sangat disayangkan Nicky meninggalkan posisi penting. Ia orang yang baik dan saya rasa ia takkan tergantikan. Ia pembalap sejati, siapapun bakal kesulitan mengulang prestasinya," ujarnya kepada GPOne. Selasa, (25/07/2017).

Jika duet Cortese dan Honda WorldSBK terwujud, maka rider berusia 27 tahun ini akan bertandem dengan sahabatnya sendiri, sekaligus eks rider MotoGP dan juara dunia Moto2 2011, Stefan Bradl. Keduanya dikenal berteman baik, dan bergelut di paddock berbeda sejak Bradl hijrah ke WorldSBK tahun ini.

"Saya mengenal Stefan dengan sangat baik. Kami sering bertemu, namun kami tak pernah membicarakan motor. Ia dianugerahi talenta hebat, namun kini tengah mengalami masa-masa sulit. Tapi saya yakin ia masih bisa tampil baik. Apakah saya akan bertandem dengannya? Entahlah," pungkas Cortese sembil tertawa.

Selain Cortese dan Gagne, nama Davide Giugliano juga masuk dalam daftar kandidat pengganti Hayden. Pebalap asal Italia yang pernah jadi andalan Tim Aruba.it Ducati pada musim 2014-2016 ini bahkan telah menjalani uji coba bersama Honda WorldSBK di Sirkuit Lausitzring, Jerman pada 25-26 Juli.