BREAKINGNEWS.CO.ID-Penumpang ojek online, GrabBike,  bernama Warsilah (37) meninggal dunia sesaat usai mengalami peristiwa penjambretan pada Minggu (1/7/2018) di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Korban yang tengah duduk di bangku belakang sepeda motor menjadi sasaran emput pelaku jambret siang bolong. Menyikapi peristiwa tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno meminta pihak Kepolisian untuk menindak pelaku jambret atau penjambret maupun aksi kriminalitas lainnya.

Sandi khawatir bila tidak ditindak tegas maka pelaku akan semakin brutal dan menyasar pada siapapun termasuk tamu-tamu saat ajang Asian Games berlangsung nanti. “Ini merupakan fenomena yang harus ditindak tegas. Jadi kami bekerja sama dengan kepolisian dan kita ingin mengirimkan pesan bahwa jangan sampai fenomena jambret dibiarkan. Sehingga kita pastikan juga tamu-tamu kita nanti tidak ada toleransi untuk kegiatan tersebut, harus ditindak tegas,” kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Ia menduga keberadaan jambret dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi pelaku yang tidak mencukupi meskipun tingkat pengangguran sudah ada di angka 5.34 persen. Sebagai solusinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akn lebih gencar mengajak masyarakat bergabung dengan program OK OCE. “Untuk masyarakat yang kekurangan dari segi ekonomi sudah kita berikan jalan melalui pelatihan, melalui program OK OCE yang sekarang sudah turun di kelurahan, jadi sudah tidak ada lagi ruang untuk kegiatan yang mengancam kestabilan dan keamanan masyarakat,” tuturnya.

Berdasarkan video viral yang terekam dari CCTV, pejambret melakukan aksi seorang diri dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU berwarna hitam. Pelaku yang mengenakan jaket merah dan helm hitam dengan cepat menarik tas milik Warsilah. Tidak perlu waktu lama tanpa perlawanan ketat, usai tas didapat tubuh Warsilah langsung terlempar ke jalan aspal. Tidak mengetahui apa yang terjadi pada penumpangnya, supir ojek online terlihat agak kebingungan namun memberhentikan kendaraannya dan menolong Warsilah yang sudah tidak bergerak. Mendapati kondisi Warsilah tak sadarkan diri, pengemudi langsung membawanya ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat namun pihak Rumah Sakit menyatakan telah meninggal dunia. 

Penjambreatan terhadap Warsilah ini adalah yang kesekian kalinya terjadi di Jakarta. pekan lalu, salah satu Dirjen Kemen PUPR, Syarief Burhanudin juga mengalami penjambretan di kawasan Kota Tua Jakarta. Kala itu ia dijambret oleh dua orang pengendara sepeda motor, saat bersepeda di kawasan itu. Namun dalam beberapa hari kemudian dua penjambret yang dikenal sebagai Geng tenda Oranya tersebut mampu ditangkap oleh Kepolisian. Bahkan salah satu penjambret tewas ditembak polisi karena melawan saat akan diamankan.