JAKARTA-Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiag Salahuddin Uno ikut angkat bicara terkait kabar adanya permintaan mahar yang dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terhadap Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Menurut Sandi yang juga berasal dari partai Gerindra, saat dicalonkan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta tidak ada uang mahar seperti yang diutarakan La Nyalla. Meski tak ada mahar, Sandi tak menampik jika semasa kampanye bisa menghabiskan dana Rp 100 miliar.

"Engga ada (mahar) sama sekali. Pak Prabowo sangat profesional, itu sudah terbukti saat mencalonkan saya dan mas Anies," terang Sandi di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Ia menuturkan, untuk mengikuti bursa pencalonan wajar saja jika ketua partai khususnya Prabowo Subianto menanyakan soal pendanaan karena saat kampanye nanti butuh modal yang tidak sedikit.

"Jangan sampai saat kita sudah mencalonkan kita enggak punya pendanaan. Jangan sampai saat kita sudah mencalonkan, kita enggak punya pendanaan. Saya waktu itu bisa meyakinkan pak prabowo, dan itu semua kita laporkan secara transpran," papar Sandi.

Dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/ Pilkada/2017 itu dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses DPP Partai Gerindra. Sembari menunggu keputusan, Gerindra minta La Nyalla untuk siapkan kelengkapan pemenangan yakni uang sebesar Rp 40 miliar