JAKARTA-Pertemuan yang dilakukan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno dengan 12 perwakilan sopir angkutan umum jurusan Tanah Abang yakni M03, M08 dan M10 harus mengalami penundaan hingga satu jam. Penundaan itu terjadi lantaran Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno ingin memberikan waktu pada perwakilan sopir untuk terima solusi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta.

"Kita kasih kesempatan temen-temen ini untuk mencerna. Selma 45 menit saya balik lagi ke sini, nanti kita umumkan hasil negosiasi," ujar Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Dalam pertemuan itu, Sandi sudah mengajukan solusi untuk sopir angkot yakni bergabung dengan program pemerintah yakni OK Otrip. Namun kebanyakan dari mereka tidak tahu apa yang dimaksud dengan program OK Otrip.

"Solusi yang kita tawarkan adalah OK Otrip kita ingin mereka betul-betul mengerti  apa itu OK otrip dan untuk sementara mereka sekarang lagi mencerna tawaran kita dan kita ingin ada solusi kita berikan waktu mereka untuk berembuk," papar Sandi.

Meskipun diberikan waktu untuk menerima kesepakatan, Sandi yakin tawaran Pemprov tersebut bisa diterima karena sudah dijelaskan akan mendapatkan BPJS, gaji 13 dan UMR.

"Nanti akan kita umumkan secara detail setelah ada rembuk. Tapi kelihatannya udah cair banget, mungkin karena saya pakai baju Dishub kali yah," pungkasnya.