BREAKINGNEWS.CO.ID- Sampah laut terlihat membludak di Pelabuhan Philemon Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Pantauan BreakingNews.co.id pada Rabu (22/7/2018), sampah plastik seperti botol aqua dan kardus menumpuk di pesisir pelabuhan. Selain sampah, taerlihat pula sebuah speedboat rusak dalam posisi setengah tenggelam di area tersebut.

"Itu sampah laut. Begitu sudah keadaan pelabuhan kita," ujar Pemerhati Wisata, Doni Parera di Lokasi. Doni pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat untuk mengatasi secara serius persoalan sampah tersebut. Pasalnya kata Doni, Manggarai Barat merupakan destinasi wisata dunia. "Ini tidak ada pikiran yang serius antara pemerintah untuk mengatasi masalah sampah. Ini perlu dipikir secara serius bahwa Labuan Bajo destinasi wisata dunia," harapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Forum Pemerhati Pariwisata Manggarai Barat, Rafael Todowela melihat Pemda Mabar tak peka terhadap persoalan sampah tersebut. "Pemda Mabar tak peka. Labuan Bajo bisa jadi ladang sampah. Labuan Bajo itu ladang pariwsata. Jadi Pemda Mabar harus serius mengatasi masalah sampah ini. Bukan apatis terhadap masalah sampah," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merilis hasil riset dari Jenna R Jambeck dari University of Georgia yang menyebutkan bahwa pencemaran sampah plastik di lautan yang menjadi persoalan krusial bagi Indonesia setiap tahunnya. Dalam survei itu juga Indonesia masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke laut setelah Cina, yakni sekitar 9 juta ton.