BREAKINGNEWS.CO.ID – Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menyambut secara langsung kedatangan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (Mbs), di Bandara pada Rabu (20/2/2019). Meskipun memperlihatkan keramahan dari seorang pemimpin negara, akan tetapi keputusan Modi tersebut nyatanya melanggar protokol kenegaraan.

Berdasarkan aturan di India, biasanya seorang perdana menteri atau pemimpin negara menyambut langsung kedatangan tamu kenegaraan yang setingkat jabatannya. Sedangkan MbS belum bisa secara resmi menjabat sebagai pemimpin Saudi, meskipun kerap disebut sebagai pemimpin de facto negara kerajaan itu. "Melanggar protokol, Perdana Menteri @narendramodi secara personal menyambut kedatangan Pangeran MbS, Putra Mahkota Saudi di India dalam lawatan bilateral perdananya," ucap juru bicara Menteri Luar Negeri India, Raveesh Kumar, melalui kicauannya di Twitter.

Dalam kicauannya itu, Kumar turut mengunggah foto yang memperlihatkan Modi dan MbS saling berjabat tangan dan tertawa. Tampaknya, momen itu diambil ketika MbS turun dari pesawat kenegaraannya. Meskipun dinilai melanggar protokoler, sambutan Modi itu dinilai membuka babak baru relasi antara India dan Saudi.

Saudi merupakan pemasok utama minyak mentah bagi India. Beberapa waktu terakhir, kedua negara juga terus memperluas kerja sama dalam bidang energi terbarukan. Kementerian Luar Negeri India mengatakan kedua negara juga sudah sepakat meningkatkan kerja sama menjadi kemitraan strategis.

Dikutip Reuters, seorang pejabat India menuturkan selama berada di New Delhi, MbS diharapkan akan menyetujui penanaman modal di sejumlah sektor termasuk infrastruktur nasional demi membantu percepatan pembangunan pelabuhan dan jalan raya. Sementara itu, MbS juga menyambut baik penguatan relasi antara Saudi dengan India.

"Hari ini kami ingin memastikan bahwa hubungan baik ini dipertahankan dan ditingkatkan demi kedua negara. Dengan kepemimpinan kedua negara, saya yakin kita dapat menciptakan hal-hal baik bagi Saudi dan India," papar MbS singkat sebelum menghadiri pertemuan dengan para petinggi India. Sebelum melawat ke India, MbS telah lebih dulu berkunjung ke Pakistan. Selama dua hari di Islamabad, MbS sepakat menggelontorkan investasi sebanyak 20 miliar dolar AS atau sekitar 282 triliun rupiah bagi Pakistan.

Setelah dari India, tur perdana MbS ke Asia akan ditutup di Cina. Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Saudi itu juga dijadwalkan akan berkunjung ke Malaysia dan Indonesia. Akan tetapi, pemerintah Saudi mengumumkan lawatan MbS ke dua negara Asia Tenggara itu ditunda tanpa penjelasan lebih lanjut.