Jakarta --Harga saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) pada  perdagangan Jumat (10/11/2017) ditutup melemah 1,61 persen di level Rp76.000. GGRM ditransaksikan sebanyak 2.078 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp46,88 miliar.

Berdasarkan aktivitas broker summary, anggota bursa yang terpantau melepas saham GGRM antara lain Macquarie Sekuritas (RX) dengan nilai penjualan Rp13,11 miliar. Selanjutnya ada pula, kemudian UBS Sekuritas (AK) dengan nilai penjualan Rp8,16 miliar, dan Credit Suisse Sekuritas (CS) dengan nilai penjualan Rp4,69 miliar.

Nilai transaksi penjualan ketiga broker tersebut berkontribusi terhadap nilai transaksi keseluruhan GGRM masing-masing sebesar 28,02 persen, 17,44 persen , dan 10,02 persen.

Secara teknikal pergerakan GGRM masih dalam fase uptrend yang cukup kuat dalam tig minggu terakhir, di mana saham ini telah terapresiasi cukup tinggi sebesar 20,63 persen. Trend kenaikan tersebut dapat dilihat dari pergerakan harga GGRM yang konsisten berada di atas garis Simple Moving Average periode lima hari.

Pada Jumat (10/11/2017)  candle GGRM membentuk pola black marubozu disertai dengan upper shadow menggambarkan setelah sempat bergerak positif, saham ini tertekan sampai akhir penutupan hingga ditutup di level terendahnya. Koreksi ini terbilang wajar mengingat kenaikan GGRM sudah cukup besar dalam waktu yang relatif singkat sehingga muncul potensi aksi profit taking.

Secara foreign flow, pada perdagangan Jumat kemarin investor asing tercatat melakukan net sell saham GGRM sebesar Rp7,50 miliar. Jumlah tersebut relatif kecil jika dibandingkan net buy sejak awal November ini sebesar Rp263,94 miliar.

Koreksi saham GGRM yang diiringi volume kecil menandakan pelemahan saham ini tidak disertai dengan aksi distribusi. Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di level 68 dan terlihat bergerak turun sehingga kemungkinan terjadinya koreksi lanjutan masih ada. Support GGRM berada di level Rp74.500 dan Resistance di level Rp80.050.

BREAKINGNEWS.CO.ID