BREAKINGNEWS.CO.ID – Pelaku penembakan di salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, dikabarkan menyiarkan langsung aksinya melalui media sosial Facebook Live, saat melepaskan tembakan secara membabi buta pada Jumat (15/3/2019).

Sejumlah media lokal memberikan laporan bahwa aksi tersebut mulai disiarkan ketika sang pelaku penembakan berkendara menuju Masjid Al Noor di Dean's Road, kemudian memarkirkan mobilnya. Pria itu kemudian mengambil dua pistol dan berjalan ke arah masjid. Begitu tiba di dalam, ia mulai melepaskan tembakan secara membabi buta.

Dalam video tersebut terlihat beberapa orang mengerang di lantai masjid. Sejumlah orang lainnya terlihat terkapar tidak berdaya. Setelah lima menit beraksi, pelaku kembali ke mobil untuk mengganti senjata. Dirinya kemudian masuk kembali ke dalam masjid dan menembaki orang yang terlihat masih hidup.

Kantor berita Reuters belum dapat mengonfirmasi keabsahan video yang kemudian viral di jagad maya tersebut. Akan tetapi, sejumlah saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa mereka melihat pria berpakaian bergaya militer dan membawa senapan otomatis menembaki orang di Masjid Al Noor.

Enam warga negara Indonesia dilaporkan berada di Masjid Al Noor ketika penembakan terjadi. Tiga di antaranya berhasil kabur dan bersembunyi di rumah warga, sementara yang lainnya belum dapat dihubungi. Belum tuntas kepanikan warga akibat penembakan di Masjid Al Noor, kejadian serupa dilaporkan terjadi di masjid lainnya di Linwood, yang juga berada di wilayah Chirstchurch.

Komisioner kepolisian Selandia Baru, Mike Bush, mengatakan bahwa beberapa orang tewas di dua lokasi kejadian. Akan tetapi, ia belum dapat memastikan jumlah pasti korban tewas dan terluka. Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengutuk aksi penembakan massal ini dan menyatakan duka mendalam bagi keluarga korban. "Ini adalah salah satu hari paling kelam bagi Selandia Baru," kata Ardern.