BREAKINGNEWS.CO.ID - Juventus bak raksasa di Liga Italia yang sulit untuk ditaklukkan. Tujuh kali gelar juara mereka rengkuh selama tujuh musim berturut-turut. Namun, cerita hebat itu hanya sampai di kompetisi domestik saja. Karena, di Liga Champions, tempatnya para juara dari berbagai kompetisi di negara-negara di Eropa, Si Nyonya Besar seperti kehilangan tajinya.

Juventus terakhir kali menjadi jawara Liga Champions adalah pada musim 1995/1996. Setelah itu, mereka sempat lima kali melaju ke final (1996/1997, 1997/1998, 2002/2003, 2014/2015, dan 2016/2017), tapi semuanya kalah. Eks gelandang Juventus, Claudio Marchisio mengungkapkan harapannya agar mantan timnya berhasil menjuarai ajang Liga Champions pada tahun ini.

Setelah membela Juventus sejak masa kecil, Marchisio akhirnya meninggalkan Si Nyonya Tua secara permanen pada musim panas lalu sebelum resmi bergabung dengan klub Rusia, Zenit St. Petersburg.

Selama berkostum Juventus, Marchisio dua kali mengantar timnya melaju hingga partai final Liga Champions, yakni pada edisi 2015 dan 2017 lalu. Namun Juventus gagal merengkuh trofi si kuping besar.

"Saya berharap ini menjadi tahunnya Juventus untuk Liga Champions, karena akan memutus siklus yang tak terhentikan bagi mereka, khususnya bagi mereka yang sudah di sini sejak scudetto pertama tapi juga untuk kerja hebat yang dilakukan setiap orang, dari klub sampai staf," ujar Marchisio kepada Sky Sport Italia, selasa (15/1/2019).

"Saya rasa mereka pantas mendapatkannya. Tapi, mereka pasti sadar, meski sekarang ada peluang yang lebih baik dari musim-musim sebelumnya, (menjuarai Liga Champions) akan selalu sulit," kata Marchisio.

Saat ini di Liga Champions, Juventus sukses melaju ke babak 16 besar dengan predikat juara Grup H dan akan menghadapi raksasa La Liga, Atletico Madrid. Juventus baru saja memastikan lolos ke babak selanjutnya di Coppa Italia. Sementara pada tengah pekan ini Juve bisa jadi bakal meraih gelar pertama mereka musim ini jika mampu mengalahkan AC Milan dalam partai Supercoppa Italiana.