BREAKINGNEWS.CO.ID - Pencarian pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, terus dilakukan. Pihak Rumah Sakit Polri juga telah membentuk posko trauma healing dengan menyediakan televisi untuk memantau perkembangan informasi terkait inisiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Ini sebagai upaya memberikan pendampingan secara psikologi untuk menghilangkan rasa trauma terhadap 25 keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

"Kami (RS Polri) sudah melaksanakan, 25 trauma healing yang dilaksanakan biro psikologi Mabes Polri, biro psikologi Polda Metro Jaya, dan RS Polri, serta perhimpunan psikologi Jakarta," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kombes Musyafak di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018)

Musyafak mengatakan, posko trauma healing akan dibuka selama 24 jam untuk melayani para keluarga korban pesawat nahas. "Kami laksanakan trauma healing bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya masuk dalam peristiwa ini," ujarnya.

Dia mengatakan seluruh kegiatan dilaksanakan secara komprehensif. "Sudah disampaikan. Sudah didata diarahkan dan bahkan kemarin kita siapkan kendaraan ke sana supaya jalan tidak jauh. Cukup banyak termasuk sampai tadi malam jam 22.00 dan jam 23.00 masih ada di sana walaupun sudah difasilitasi oleh Lion air. Jadi penanganan secara komprehensif bukan hanya identifikasi," ujarnya.

Hingga hari ini sudah ada total 48 kantong jenazah yang diterima pihak RS Polri. Sejauh ini belum ada jenazah korban Lion Air yang ditemukan berhasil identifikasi.