BREAKINGNEWS.CO.ID - Tim gabungan Polda Metro Jaya menggerebek bascamp para penipu online yang dilakukan oleh warga negara asal Cina di Perum Copylas Blok B Kav. 5 RT 03 RW 09 Kel. Joglo, Kec. Kembangan, Jakarta Barat, dan di Perumahan Jalan Anggrek Nely Murni II Blok C/13 No. RT. 10 RW 01 Kel. Kemanggisan, Kec. Palmerah Jakarta Barat.

 Dari penggerebekan itu, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iwan Kurniawan menyebut ada 66 Warga Negara Asing Cina terlibat kasus penipuan melalui telepon.

"Untuk sementara ada 66 WN Cina yang saat ini kita amankan," kata Iwan di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (25/11/2019).
 
Kata Iwan, jumlah ini masih bisa bertambah. Pasalnya, pengembangan masih terus dilakukan. Jika sebelumnya dikatakan ada enam titik penggerebekan, kini berkembang jadi tujuh titik. Ada di kawasan Jakarta, Tangerang, hingga Jawa Timur. Ke-66 orang ini didapat dari semua titik tersebut.
 
"Jadi tujuh titik lokasi ini ada kurang lebih di Jakarta ada lima, di Tangerang satu dan ada pengembangan di Jatim di daerah Malang," ujarnya.
 
Berbagai barang bukti disita dalam penggerebekan ini, mulai dari telepon genggam para pelaku hingga uang tunai. Para pelaku pun digiring ke Mapolda Metro Jaya guna diperiksa lebih lanjut. Jumlah total kerugian belum diketahui. Selain itu, dia juga tak merinci berapa jumlah Warga Negara Indonesia yang terlibat dalam kasus ini.
 
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan tim gabungan Direktorat Kriminal Khusus dan Narkoba tengah melakukan penggerebekan di enam lokasi di Jakarta Barat.
 
"Penggerebekan salah satu di kawasan Kemanggisan. Ini kasus tentang penipuan menggunakan media telepon di mana para pelakunya WNA dari China," ujar Yusri di lokasi, Senin 25 November 2019.
 
Yusri menambahkan, korbannya bukan hanya WNI tetap juga WNA khsususnya warga China. Sementara itu, modus operandinya diketahui dengan cara mengada-ada terlibat kasus.