BREAKINGNEWS.CO.ID - Ratusan wartawan dari media online, televisi, hingga koran terpaksa menyaksikan debat kedua pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019), melalui tayangan di layar raksasa yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu dikarenakan ruangan debat tidak cukup untuk menampung para pewarta. Padahal, para wartawan sudah berdatangan ke lokasi debat sejak pukul 16.00 WIB.
 
KPU yang merupakan penyelenggara membatasi untuk orang yang dapat masuk ke ruangan debat. Di dalam ruangan debat, selain kedua capres, hanya diisi oleh para tamu undangan seperti menteri dan tim kampanye kedua capres. Selain wartawan yang tidak mendapatkan akses masuk ke ruangan debat, para jurnalis foto pun tidak bisa leluasa mengambil gambar secara leluasa. Mereka harus bergantian masuk ke ruang debat untuk mengabadikan sesaat kemudian kembali ke press room lagi.
 
Debat kedua kali ini bertema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam. 
 
Debat berbeda dengan sebelumnya. Jika pada debat pertama menyertakan calon wakil presiden, kali ini tidak. Hanya ada calon presiden yang bakal beradu gagasannya untuk meyakinkan masyarakat. 
 
Debat juga dibagi dalam enam segmen. Segmen pertama dan kedua pada debat capres malam ini kedua capres akan dipersilakan mengambil pertanyaan secara acak. Pada segmen ketiga, para capres akan mendalami visi-misi terkait sumber daya alam dan lingkungan hidup.
 
Kemudian pada segmen keempat, akan berlangsung debat eksplorati. Pertanyaan yang telah disusun panelis telah diaktualisasikan dalam bentuk video, dan akan ditanggapi para capres. Pemilihan video dilakukan secara acak oleh Ketua KPU RI pada segmen pertama.
 
Pada segmen kelima, masing-masing capres berhak mengajukan pertanyaan kepada lawannya secara bebas namun pertanyaan tetap harus seputar tema debat. Pada segmen pamungkas, para capres akan memberikan pernyataan penutup. Tommy Tjokro dan Anisha Dasuk akan menjadi pembawa acara debat kedua ini.