BREAKINGNEWS.CO.ID – Jelang balapan MotoGP Aragon 2018, Valentino Rossi kembali angkat suara mengenai turunnya perfoma YZR-M1 tungganan andalannya bersama sang tandem di Moviestar Yamaha, Maverick Vinales. Pembalap dengan titel sembilan gelar juara dunia Grand Prix ini mengaku jika kuda besinya sampai saat ini belum mengalami perubahaan signifikan, terutama di bagian elektronik. Hal ini membuatnya sedikit pesimis untuk menghadapi seri ke-14 MotoGP musim 2018 tersebut.

Yamaha berada di ambang rekor terburuk puasa kemenangan, mereka akan menyentuh angka 23 balapan beruntun jika Rossi ataupun Vinales kembali menorehkan hasil buruk di Aragon. Masalah demi masalah terus menghantui skuat Lwata ini. Hal ini secara otomatis membuat perfoma kedua pembalapnya terus mengalami penurun dari seri ke seri.

Rossi sebelumnya menyatakan jika Yamaha harus mempertimbangkan mesin baru bermodel V4 seperti yang digunakan Honda dan Ducati saat ini, namun dalam sesi konfrensi press bersama media di sirkuit MotorLand, Aragon, Kamis (20/9/2018) kemarin, Rossi menyatakan jika mesin hanyalah salah satu bagian dari berbagai masalah yang dialami mereka saat ini.

Rossi menekankan jika selain mesin, satu-satu masalah yang harus diperbaiki Yamaha saat ini adalah masalah electronik. Ia sangat yakin jika elektronik dari YZR-M1 saat ini masih bisa ditingkatkan perfomannya. “Mesin adalah bagian dari masalah kami, namun sayangnya ini bukan hanya mesin,” keluhnya, seperti yang dilansir dari Motorsport.com

“Benar, dengan regulasi ini, Anda tidak dapat memodifikasi [mesin] sepanjang musim. Tapi bagi kami banyak hal juga muncul dari elektronik, dan Anda bisa bekerja pada elektronik sepanjang musim, ini bukan masalah peraturan. Bagi saya kami harus memperbaiki mesin, namun itu bagian dari masalah kami, bukan secara keseluruhan,” jelas pembalap berjuluk The Doctor tersebut.

Vinales dan Rossi Berbeda Pandapat

Dilain sisi, meski kesulitan meraih hasil baik, Vinales tampaknya sedikit lebih optimistis kala menghadapi media. Ia mengklaim Yamaha telah melakukan langkah maju untuk mengatasi masalah elektronik pada tes Aragon, akhir Agustus lalu. “Kami sangat fokus mencoba melakukan set-up elektronik untuk gaya membalap saya, dan itu sangat membantu. Saya dapat berkendara dengan cara saya sendiri, dan mencetak laptime bagus. Hanya itu yang kami lakukan,” ujar Vinales. “Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, balapanya tidak menunjukkan potensi kami. Kami berharap di sini untuk mempertontonkan apa yang bisa kami lakukan.”

Sementara itu, Rossi bereaksi berbeda ketik disinggung perihal komentar Vinales. Menurutnya, Yamaha belum melakukan langkah besar, namun di saat bersamaan ia berharap optimisme rekan satu timnya tidak salah. “Bagi saya, Yamaha bekerja, sesuatu bergerak, sesuatu dimodifikasi, kami memiliki hal berbeda, dan itu sedikit lebih baik,” tambahnya. “Tapi sayangnya, bagi saya ini bukanlah langkah besar. Saya harap saya salah, dan Maverick benar. Biasanya, Aragon adalah trek yang sangat licin, gripnya tidak fantastis. Biasanya, ini berarti dengan Yamaha kami akan sedikit kesulitan. Juga, ini akan sangat menekan ban belakang. Banyak tikungan panjang, dalam sudut pandang ini kami juga kesulitan,” tambah Rossi.